Wisata Anyer

Respon Cepat Puskesmas Maja Lebak Tangani Warga yang Membutuhkan Dukungan Kesehatan

LEBAK– Respons cepat terhadap warga yang membutuhkan dukungan kesehatan kembali ditunjukkan Puskesmas Maja, Kabupaten Lebak.

Setelah menerima informasi mengenai kondisi seorang warga di Kampung Dengung, Desa Sindangmulya, petugas kesehatan langsung melakukan kunjungan ke kediaman warga tersebut.

Penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, keluarga, pemerintah desa hingga kader kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan agar warga tetap memperoleh pelayanan sekaligus dukungan dari lingkungan sekitar.

Kepala Puskesmas Maja, Hj. Deminah, mengatakan informasi mengenai warga tersebut diterima pihaknya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.

“Setelah kami mendapat informasi dari Dinas Kesehatan terkait pasien tersebut, tim kesehatan Puskesmas Maja langsung bergegas mengunjungi kediamannya,” kata Deminah, Rabu (16/9/2026).

Menurut Deminah, petugas tidak bekerja sendiri. Sebelum melakukan kunjungan, Puskesmas berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kader kesehatan agar pelayanan kepada warga dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Kami melakukan koordinasi dengan perangkat desa serta kader kesehatan di desa untuk melakukan kunjungan rumah,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Puskesmas Maja menugaskan dua tenaga, yakni bidan desa dan pendamping desa, yang turut didampingi kader kesehatan.

Deminah menjelaskan, warga tersebut sebelumnya telah mendapatkan pemeriksaan, termasuk melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, hasilnya dinilai baik.

“Sudah dilakukan pemeriksaan CKG kepada pasien dan didapati hasil yang baik. Pasien juga masih bisa diajak ngobrol dan masih kooperatif dalam menjawab pertanyaan,” jelasnya.

Setelah pemeriksaan, warga tersebut tidak perlu mendapatkan rujukan ke fasilitas kesehatan lain. Puskesmas Maja memberikan pelayanan serta obat-obatan berdasarkan keluhan yang disampaikan.

“Pasien sudah diperiksa di Puskesmas dengan hasil yang baik sehingga tidak dirujuk ke fasilitas kesehatan lain dan sudah diberikan obat-obatan sesuai keluhan,” kata Deminah.

Dalam memberikan pelayanan, Puskesmas Maja juga memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan warga. Deminah mengatakan petugas memiliki prosedur operasional standar (SOP) sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan.

“Puskesmas Maja selalu mengedepankan keamanan dan kenyamanan pasien karena hal tersebut sudah tertuang dalam SOP pelayanan Puskesmas Maja,” ujarnya.

Penanganan warga tersebut kemudian dilanjutkan melalui koordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, kader kesehatan, Dinas Kesehatan serta pihak terkait lainnya.

Bahkan pada Rabu (16/9/2026), dilakukan kegiatan kerja bakti bersama pemerintah desa dan warga di sekitar tempat tinggal warga tersebut.

“Kami tidak sendiri. Semua stakeholder terlibat dalam upaya penanganannya,” katanya.

Deminah menyampaikan, warga tersebut saat ini berdomisili di Kampung Dengung, Desa Sindangmulya. Berdasarkan informasi yang diterima Puskesmas, warga tersebut memiliki dua anak dan suaminya telah meninggal dunia.

Meski demikian, Deminah mengingatkan masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri mengenai kondisi kesehatan seseorang. Setiap persoalan kesehatan perlu mendapatkan penilaian dan penanganan dari tenaga kesehatan.

Puskesmas Maja juga berencana melakukan kunjungan lanjutan untuk memantau perkembangan kondisi warga tersebut.

“Untuk bantuan dari Puskesmas sudah, nanti insyaallah kami akan berkunjung ke rumahnya lagi, dan semua stakeholder sedang mendorong agar keluarga tersebut mendapat bantuan sosial,” ujarnya.

Deminah mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada warga yang membutuhkan perhatian kesehatan.

Menurutnya, keberadaan keluarga dan lingkungan sekitar dapat menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman serta membantu warga tetap berinteraksi dengan masyarakat.

“Pasien merupakan bagian dari kita. Tidak perlu mengasingkan pasien dan coba merangkulnya, mulai dari keluarga, lingkungan RT dan lainnya. Diharapkan semua terlibat dalam upaya kesehatan pasien,” tutur Deminah.

Ia berharap masyarakat tidak memberikan stigma maupun memperlakukan seseorang secara berbeda hanya karena sedang menghadapi persoalan kesehatan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengapresiasi langkah cepat Puskesmas Maja dalam merespons informasi dari masyarakat.

Menurut Endang, pelayanan kesehatan harus diwujudkan melalui kehadiran petugas ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan pertolongan.

“Ini contoh yang baik. Mendengar keluhan masyarakat, mengunjungi dan membawa pasien yang berkebutuhan khusus merupakan asas yang sering disampaikan oleh Bupati Lebak,” kata Endang.

Ia menekankan pentingnya semangat pelayanan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

“ASN itu harus mempunyai rasa memiliki dan rasa melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Endang mengatakan sektor kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam pelayanan pemerintah daerah. Karena itu, jajaran Dinas Kesehatan didorong untuk terus memperkuat pelayanan yang cepat dan dekat dengan masyarakat.

“Sebisa mungkin setiap prestasi dan kegiatan yang sekiranya baik disampaikan agar masyarakat tahu bahwa Dinas Kesehatan dan jajaran sekarang bergerak cepat,” katanya.

Menurut Endang, pelayanan kepada masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi.

Kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah desa, keluarga, kader dan unsur masyarakat diperlukan agar kebutuhan warga dapat ditangani secara lebih menyeluruh.

“Bukan Puskesmas saja, tetapi semua stakeholder terlibat,” tegasnya. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien