Sering Kebanjiran, 2 Warga Lebak Tuduh Drainase Biang Keroknya

LEBAK – Entah ini takdir atau keteledoran yang harus diterima dua warga Kampung Papanggo RT 02/02, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Kedua rumah milik Siti Halimah (63) serta Neng (40) selalu menjadi sasaran limpahan air hujan yang mengguyur jalan nasional yang melintasi rumah mereka.

Penyebabnya diduga akibat drainase di jalan nasional di kampung tersebut bermasalah, sehingga setiap terjadi hujan deras maka air yang menggenangi badan jalan tersebut tidak mampu tertampung di saluran drainasenya.

Siti Patimah (63) saat ditemui di kediamannya kepada faktabanten.co.id mengatakan, banjir yang selalu merendam rumahnya sudah sering terjadi.

“Setiap hujan deras rumah saya selalu jadi langganan banjir pak, air yang menggenangi badan jalan milik provinsi selalu mengalir ke rumah saya. Bahkan karena genangan air hujan di badan jalan tersebut cukup banyak, maka aliran dari badan jalan tersebut selalu membanjiri rumah saya,”ujar Siti Jumat (25/5/2018).

Kartini dprd serang

Akibat sering terendam banjir lantai dan alat rumah tangga yang berada di rumahnya rusak. Bahkan dinding diseputar rumahnya pun selalu kotor oleh lumpur, karena seringnya terendam banjir.

“Saya hanya berharap, agar pihak terkait bisa segera melakukan penanganan terhadap saluran drainase di sisi jalan di kampung kami,”harapnya.

Senada, Neng juga mengaku dirinya sudah sangat lelah menghadapi banjir rutin tersebut.

“Saya sedih sekali pak, setiap hujan deras pasti rumah saya dan rumah Ibu Siti Patimah kebanjiran,”katanya.

Ketika hal tersebut dikonfirmasikan kepada Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Lebak, Entoy Saepudin mengatakan, karena drainase tersebut berada di jalan milik Nasional maka pihaknya akan segera melaporkannya ke perwakilan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Banten.

“Nanti akan saya cek, setelah itu hasil pengecekannya akan diinformasikan ke Kementrian Pekarjaan Umum perwakilan Banten,” terangnya. (*/Sandi)

Polda