Sel Tahanan Sukamiskin Disegel KPK, Wawan Atut Tak Ada di Tempat?

Dprd

JAKARTA – Sel Fuad Amin dan adik Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan disegel KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen. Fuad Amin dan Wawan ternyata tak ada dalam sel saat tim KPK mendatangi Sukamiskin.

“Ada ruangan di lapas (sel) yang disegel karena penghuninya (napi) sedang tidak berada di tempat,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu (21/7/2018).

Total enam orang yang diamankan terkait OTT Kalapas Sukamiskin. Mereka sudah berada di gedung KPK guna menjalani pemeriksaan untuk penentuan status hukum.

Setelah OTT terhadap Kalapas Sukamiskin, KPK menyegel sel Fuad Amin dan sejumlah lemari dokumen. Sel tahanan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan juga disegel.

KPK mengamankan uang tunai, valas, dan mobil sebagai barang bukti suap. KPK menyebut suap terkait fasilitas para napi korupsi.

Sankyu rsud mtq

“Kalau di lapas apalagi modusnya selain izin keluar untuk berobat, mendapatkan tempat lebih baik, fasilitas lebih di ruang sel,” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Dede pcm hut

BACA JUGA: Terima Suap Izin Keluar Napi Korupsi, KPK OTT Kalapas Sukamiskin

Sementara diketahui, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan adik Ratu Atut, merupakan terpidana kasus suap sengketa Pilkada Lebak yang melibatkan Ketua MK, Akil Mochtar.

Wawan juga kembali ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada tahun 2014. Dia disangka melanggar Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-undang No 8/2010 tentang TPPU. Selain itu, dia juga dijerat Pasal 3 ayat (1) dan/atau Pasal 6 ayat (1) UU NO 15/2002 tentang TPPU juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sangkaan TPPU pada Wawan telah diumumkan KPK sejak 10 Januari 2014. Saat itu, penyidik KPK masih meneliti sekitar 1.200 kontrak paket pekerjaan dari 300 perusahaan yang diduga digunakan Wawan.

Perusahaan-perusahaan itu diduga digunakan Wawan untuk menggarap berbagai proyek di Banten. Adik Ratu Atut Chosiyah itu diduga menggunakan ratusan perusahaan atas nama anak buahnya untuk memenangi berbagai proyek di Banten.

Paket kontrak sebanyak 1.200 itu dilakukan dari kurun 2002 hingga 2013. Sebagian besar proyek itu adalah proyek di Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. (*/Detik)

Bank bnten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien