Wisata Anyer

Berbekal Diklat PPIH di Pondok Gede, Tim MCH Sukses Pimpin Apel Pagi di Kantor Daker Madinah

 

MADINAH – Tim Media Center Haji (MCH) sukses untuk pertama kalinya mengambil alih apel pagi petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Indonesia di Madinah, Minggu (14/6/2026).

Kepala PPIH Daker Madinah, Khalilurrahman, menyebut keberhasilan ini tak lepas dari bekal latihan intensif selama 30 hari di Asrama Haji Pondok Gede.

“Para petugas MCH sudah dibekali pelatihan 30 hari di Asrama Haji Pondok Gede. Saya kira itu bekal yang cukup tinggal kemampuan dan keinginan untuk menjadi petugas apel pagi,” ujar Khalilurrahman.

Menurutnya, pelatihan 30 hari itu terbukti cukup meski persiapan MCH mengambil alih apel sangat singkat.

Tim MCH tetap mampu menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, dan menjadi teladan.

“Untuk pelaksanaan apel pagi yang diambil oleh tim MCH ini sudah sebuah prestasi yang baik karena dengan persiapan yang sangat singkat teman-teman MCH mampu menunjukkan kemampuannya dan memberikan sebuah teladan yang baik,” tegasnya.

Kadaker Madinah menegaskan, apel yang dipimpin MCH ini menjadi bukti bahwa seluruh layanan haji punya kapasitas yang sama.

Tidak hanya media center, tapi juga layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga sektor lainnya.

“Semua layanan baik layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan semua layanan yang ada di sektor semuanya bisa untuk menjadi petugas apel sepanjang ada keinginan kemauan yang kuat,” katanya.

Ia berharap semangat dan bekal latihan yang sama bisa ditiru petugas layanan lain.

Kuncinya ada pada kemauan kuat dan kesiapan yang dibina sejak di Asrama Haji Pondok Gede.

Di sela evaluasi apel, ia juga menyampaikan agenda penimbangan koper jemaah KJT 21 yang dimulai hari ini.

Penimbangan dilakukan untuk memastikan berat koper sesuai maskapai dan tidak ada barang terlarang demi keselamatan penerbangan 10 jam Madinah-Indonesia.

Ia juga mengulang imbauan agar jemaah tidak membawa air zamzam di koper bagasi maupun kabin.

“Air zamzam itu tidak boleh dibawa di dalam tas koper atau tas kabin. Karena seandainya ada kebocoran-kebocoran di dalam pesawat tentu itu akan berakibat fatal terhadap keselamatan jemaah haji sendiri,” tegasnya.

Menurutnya, kebocoran cairan bisa menyebabkan korsleting pesawat. Karena itu edukasi harus diulang, terutama untuk jemaah lansia yang mudah lupa.(*/Red/MCH-2026)

DPRD Banten Tahun Baru Islam
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien