Wisata Anyer

Hari Keempat Operasional Haji 2026, Ada Satu Jemaah Indonesia Meninggal Dunia di Madinah

 

JAKARTA – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari keempat, Jum’at (24/4/2026).

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) melaporkan bahwa ada satu orang jemaah haji yang meninggal dunia usai baru tiba di Madinah pada Kamis (23/4/2026).

Satu jemaah haji yang meninggal tersebut berasal dari kloter SOC-3, dengan nama Rodiyah (68).

Jemaah asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu dinyatakan meninggal setelah mengalami serangan jantung di hotelnya di Taiba Front Madinah.

Ibu Rodiyah dinyatakan meninggal pada Kamis (23/4/2026) pukul 11.45 Waktu Arab Saudi.

Jenazah kemudian disholatkan pada Jum’at (24/4/2026) setelah Subuh, dan dimakamkan di Pemakaman Baqi.

“Kemenhaj turut menyampaikan duka cita atas wafatnya jemaah. Pemerintah memastikan pemenuhan hak jemaah, termasuk pelaksanaan badal haji untuk almarhumah,” ungkap Ichsan Marsha, Juru Bicara Kemenhaj, dalam siaran persnya.

Kemenhaj juga mengingatkan kepada PPIH embarkasi untuk meminimalisir kegiatan seremonial saat pelepasan jemaah.

Hal ini penting diperhatikan karena jemaah harus menjaga kondisi fisiknya untuk tetap sehat selama perjalanan ibadah haji ke Tanah Suci.

Selain itu, jemaah yang telah berada di Madinah diimbau mewaspadai kondisi cuaca yang diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 25 persen.

“Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas. Cuaca cukup panas, sehingga penting menjaga kondisi tubuh,” tegas Ichsan.

Kemenhaj juga mencatat perkembangan layanan kesehatan di Daker Madinah. Sebanyak 93 jemaah menjalani rawat jalan, 2 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 1 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

“Kami menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan. Setiap laporan menjadi dasar penguatan layanan agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” lanjut Ichsan.

Kemenhaj juga menegaskan komitmennya menghadirkan layanan Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan, sebagai bentuk keberpihakan negara dalam pelayanan ibadah haji kali ini.

Sementara hingga Kamis 23 April 2026, sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) dengan total 15.349 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, 13.686 jemaah yang tergabung dalam 35 kloter telah tiba dengan selamat di Madinah hingga Pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kepala PPIH Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, mengatakan penyelenggaraan haji saat ini adalah melayani jemaah yang masuk dalam kategori rentan.

​”Ada 13.686 Jemaah (yang sudah tiba di Madinah) , di antara sekian jemaah tersebut, ada 2.720 jemaah yang masuk kategori lansia,” ujar Abdul Basir. (*/Red)

Prokopim HUT Cilegon
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien