Mulai Besok, Tarif Listrik Rumah Tangga 900 VA Akan Naik Lagi

Gerindra Nizar

CILEGON – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mencabut subsidi bagi pelanggan listrik Rumah Tangga golongan 900 VA, karena dianggap tidak layak menerima subsidi. Proses verifikasi terus berlanjut, yang mana tujuannya, agar subsidi dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengatakan, dengan pencabutan subsidi listrik untuk golongan tersebut, maka tarif listrik akan naik setiap dua bulan, sebagai diatur dalam peraturan pemerintah.

“Dicabut lagi subsidinya sebagian (Maret), tahap kedua, naiknya 30 persen,” kata Jarman di Jakarta, Selasa 28 Februari 2017.

Fraksi serang

Ia mengatakan, kenaikan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memastikan subsidi listrik yang lebih tepat sasaran. Subsidi itu akan dialihkan melalui pemerataan pembangunan infrastruktur listrik di beberapa wilayah.

“Januari 30 persen (naik), Maret 30 persen, Juni 30 persen. Jadi, setiap dua bulan,” ujar Jarman.

Fraksi

Jarman mengatakan, pihaknya melayani laporan, atau pengaduan bagi masyarakat yang merasa berhak mendapat subsidi.

“Kalau ada yang komplain sudah ada lewat pengaduan, sebagian sedang diproses, mereka berhak sebagian sedang dicek,” ujarnya.

Berdasarkan data PLN yang dihimpun sebelumnya, sejak kebijakan pencabutan subsidi untuk pelanggan 900 VA awal tahun, maka pada periode Januari hingga Februari 2017, kenaikan tarif listik non subsidi akan naik sebesar 35 persen dari sebelumnya menjadi Rp790 per kWh, atau sebulannya tagihan listrik mencapai rata-rata Rp100 ribu.

Sementara itu, pada bulan Maret hingga April 2017, kenaikan sebesar 38 persen dari sebelumnya menjadi Rp1.090 per kWh dengan rata-rata tagihan Rp137 ribu per bulan. Sedangkan mulai Mei, atau Juni, akan dinaikkan lagi sebesar 24 persen, atau menjadi Rp1.352 per kWh, artinya tarif listrik per bulan pada bulan itu mencapai Rp170 ribu.

Asumsi ini ditetapkan oleh PLN, dengan rata-rata konsumsi listrik R-1/900 VA untuk Rumah Tangga Mampu (RTM) per bulan dengan pemakaian rata-rata 126 kWh. (*)

Sumber: viva.co.id

Gerindra kuswandi