Nahdlatul Ulama Gonjang-ganjing, Gus Yahya Menolak Mundur dari Jabatan Ketum PBNU

SURABAYA – KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan menolak mundur dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sebelumnya, beredar dokumen risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang diikuti 37 dari 53 orang pengurus harian Syuriyah pada Kamis (20/11) yang menetapkan agar Gus Yahya mengundurkan diri dari posisi Ketua Umum PBNU, jika dalam tiga hari tidak ada pernyataan pengunduran diri, Syuriyah akan mengambil langkah pemberhentian secara formal.

“Saya katakan, kalau saya tidak terbesit sama sekali (untuk mundur). Karena tidak ada alasan untuk itu,” katanya, usai Rapat koordinasi yang diikuti oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia di Surabaya, yang berlangsung sejak Sabtu, (22/11/2025).

Menurutnya, perwakilan PWNU yang dulu telah memilih dalam Muktamar ke-34, akan merasa kecewa jika kepemimpinan PBNU tidak dilaksanakan sampai tuntas.

“Pertama-tama mereka mengatakan tidak mau saya mundur. Mereka khawatir saya mundur. Karena mereka dulu memilih saya, mereka akan kecewa kalau saya mundur.” ujarnya.

Rapat dengan agenda koordinasi anggota itu berlangsung tertutup dan dijaga oleh sejumlah personel Banser NU.

Sebelum rapat dimulai, Gus Yahya mengaku belum menerima dokumen risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang ditandatangani Rais ‘Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar itu.

“Saya sendiri belum terima. Tapi lihat nanti apakah ada yang dipersiapkan. Tunggu informasinya ya,” ujarnya saat ditanya awak media.

Desakan mundur atas Gus Yahya muncul sejumlah poin evaluasi terkait dinamika internal organisasi.

Salah satunya karena pemilihan narasumber yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan Zionisme Internasional, dalam program Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama.

Hal itu dinilai tidak sesuai dengan Maqashidul Qanun Asasi NU serta garis perjuangan PBNU dalam membela nilai-nilai kemanusiaan.***

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien