Wisata Anyer

Operasional Haji di Madinah Resmi Berakhir, Kloter UPG 43 Jadi Rombongan Terakhir Diberangkatkan ke Bandara

MADINAH – Operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia di Daerah Kerja (Daker) Madinah resmi berakhir setelah keberangkatan kelompok terbang (kloter) UPG 43 Embarkasi Ujung Pandang menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, Selasa (30/6/2026).

Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, mengatakan pelepasan kloter UPG 43 menjadi penanda tuntasnya seluruh rangkaian pelayanan jemaah haji Indonesia di Kota Madinah.

“Tadi kami baru saja melepas keberangkatan UPG 43,” ujar Khalilurrahman kepada Media Center Haji (MCH) usai proses pemberangkatan jemaah.

Ia menjelaskan, selama berada di Madinah, jemaah UPG 43 yang ditempatkan di Sektor 3 mengaku puas atas pelayanan yang diberikan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Menurutnya, apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh ketua kloter maupun petugas pendamping.

“Kami bertemu dengan ketua kloternya dan petugasnya. Alhamdulillah, jemaah merasa terharu dan senang dengan pelayanan yang diberikan oleh PPIH Daerah Kerja Madinah, khususnya bagi jemaah yang berada di Sektor 3 yang langsung dilayani oleh PPIH Sektor 3 Madinah,” kata Khalilurrahman.

Ia berharap seluruh pelayanan yang telah diberikan menjadi amal saleh bagi seluruh petugas yang telah mengabdikan diri selama musim haji tahun ini.

“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan kepada jemaah haji ini menjadi amal saleh dari kita semua dan kami dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia,” ujarnya.

Khalilurrahman menilai berakhirnya proses pemberangkatan jemaah dari Madinah menuju Tanah Air menjadi bukti bahwa seluruh tahapan pelayanan haji di wilayah tersebut telah diselesaikan dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan operasional haji di Madinah tidak lepas dari arahan dan dukungan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah, serta seluruh petugas PPIH yang bertugas di berbagai sektor pelayanan.

“Pelayanan haji di Madinah sukses berkat arahan dari Pak Menteri Haji dan Umrah, Wakil Menteri Haji dan Umrah, pimpinan, serta seluruh PPIH Daerah Kerja Madinah, mulai dari Sektor 1, 2, 3, 4, 5, Sektor Bir Ali hingga Sektor Khusus Nabawi yang telah memberikan pelayanan luar biasa kepada jemaah,” ungkapnya.

Di penghujung masa tugasnya, Khalilurrahman juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah apabila selama berada di Madinah masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yang diberikan.

“Kami atas nama pimpinan Daerah Kerja Madinah memohon maaf sebesar-besarnya apabila masih terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Kami mendoakan semoga seluruh jemaah haji Indonesia yang menunaikan ibadah pada tahun ini memperoleh haji yang mabrur,” tutupnya.***

Hari Narkotika DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien