Petugas Linjam Sigap Amankan Barang yang Tertinggal Milik Jemaah Haji Saat di Bandara Jeddah dan Madinah
JEDDAH – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari layanan Perlindungan Jemaah (Linjam) Daerah Kerja Bandara kembali menunjukkan kesigapannya dalam melayani jemaah haji Indonesia 2026.
Sejumlah barang milik jemaah yang tertinggal di Bandara King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah berhasil ditemukan dan diamankan.
Penemuan barang-barang itu tercatat dalam berita acara serah terima milik Kantor Urusan Haji RI Daker Bandara.
Barang-barang tersebut ditemukan saat proses kedatangan jemaah, yang berlangsung di dua bandara utama Arab Saudi.
Berbagai barang berhasil diamankan petugas, mulai dari koper besar milik jemaah Kloter JKG 24 atas nama Nurlaila, kartu nusuk, paspor, alat kesehatan, kursi portable, kursi lipat, kursi roda, dan juga tas.

Bahkan ada juga yang tertinggal, seperti perlengkapan ibadah seperti sarung dan mukena yang tidak memiliki identitas.
Penyerahan dilakukan oleh petugas Linjam Bandara Abdul Aziz dan Ujang Nana kepada petugas Linjam Daker Makkah, Eka Yulianto dan Imam Fadli.
“Proses serah barang jemaah terima dituangkan dalam berita acara resmi agar pendataan rapi dan memudahkan penelusuran pemilik,” tulis Eka dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, banyak jemaah terutama yang lanjut usia mengalami kelelahan setelah perjalanan jauh.
Hal itu membuat beberapa barang pribadi tertinggal saat berpindah dari terminal ke bus keberangkatan.
Tim Linjam Daker Bandara, kata dia, disiagakan penuh selama 24 jam untuk membantu kebutuhan jemaah.
“Setiap barang yang ditemukan dicatat secara detail meliputi nama jemaah, nomor paspor, asal kloter, dan jenis barang,” ujarnya.
Aksi cepat petugas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.
“Dengan begitu, jemaah dapat menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan lebih tenang dan nyaman,” tutupnya. (*/Red/MCH-2026)

