QRIS Sebagai Wasilah Kemajuan 623.730 UMKM di Provinsi Banten

Oleh: Faqih Helmi (Faktabanten.co.id)

Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS merupakan metode transaksi menggunakan kode QR berstandar Indonesia yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI).

Eksistensi QRIS terus melejit seiring berjalanya waktu. Tak sedikit para merchant atau pedagang dari berbagai jenis produk yang menggunakan sistem QRIS sebagai metode transaksi.

Terbukti, dari target BI untuk menggandeng 12 juta merchant di penghujung 2021 hingga kini sudah terdapat 9,4 juta merchant se-Indonesia yang telah mengimplementasikan QRIS.

Terlebih, BI terus mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna menggunakan QRIS agar proses transaksi dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Erwin Soeriadimadja sebelumnya pernah mengatakan, peluncuran QRIS sebagai bentuk dukungan BI dan Pemerintah Daerah untuk mendorong pelaku UMKM di Banten dalam melakukan digitalisasi.

Sebagaimana data yang dimiliki BI Provinsi Banten per tanggal 3 September 2021, terdapat sebanyak 623.730 UMKM di Provinsi Banten yang telah menggunakan QRIS. Angka demikian meningkat sebesar 72% (ytd) dari yang sebelumnya berjumlah 362.136 UMKM pada akhir tahun 2020.

Pengguna QRIS yang meningkat di sektor UMKM ternyata menorehkan catatan positif untuk pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten di triwulan-II. Hal itu terungkap saat Badan Pusat Statistik (BPS) Banten merilis pertumbuhan ekonomi Banten triwulan II-2021 yang tumbuh sebesar 0,27 persen (q-to-q) terhadap triwulan I-2021.

Kehadiran QRIS sangat membantu transaksi. Pasalnya, dengan kebijakan  Bank Indonesia mengggunakan standar pembayaran digital QRIS menjadi lebih simpel. Sehingga dengan QRIS semua bisa terlayani.

Di lain hal, QRIS dapat membuka peluang yang besar bagi para pedagang dan pelaku bisnis UMKM. Sebab, QRIS didesign untuk memudahkan proses transaksi dari manual menjadi digital.

Keberadaanya kini mengubah cara pandang manusia terhadap praktik jual beli. Oleh karenanya, QRIS telah memajukan UMKM di Provinsi Banten. Dengan begitu, digitalisasi yang berkembang saat ini telah memberikan implikasi positif untuk kemajuan ekonomi masyarakat Banten. Terutama para pelaku UMKM. (***)

Demokrat
Royal Juli