Aktivis Desak Gubernur Banten Kaji Ulang Proyek Situ Cikedal: Warga Butuh Jalan, Bukan Wisata!
PANDEGLANG — Rencana pembangunan kawasan Situ Cikedal di Kecamatan Cikedal oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memicu kritik tajam dari aktivis dan masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Gubernur Banten, Andra Soni, didesak untuk mengkaji ulang proyek tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan mendesak warga setempat.
Koordinator Koalisi Masyarakat Sipil Pandeglang, Riki, menyarankan agar anggaran proyek yang diperkirakan mencapai Rp9 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Menurutnya, perbaikan jalan jauh lebih dibutuhkan masyarakat dibandingkan penataan Situ Cikedal.
“Mengapa pemerintah provinsi tidak melihat kebutuhan yang krusial bagi warga Pandeglang? Meskipun alasannya untuk tempat wisata, itu sangat tidak jelas. Sejatinya warga sangat mendambakan pembangunan jalan, khususnya di wilayah Pandeglang Selatan,” ujar Riki.
Riki juga berharap para anggota DPRD Provinsi Banten—khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Pandeglang—dapat menyuarakan aspirasi ini kepada Gubernur.
Ia menilai para wakil rakyat seharusnya lebih memahami kondisi riil dan kebutuhan mendasar masyarakat di lapangan.
“Kami berharap Pak Andra Soni mempertimbangkan hal ini. Jika ingin membangkitkan sektor pariwisata Pandeglang, Pemprov Banten sebaiknya membenahi akses jalan menuju destinasi wisata yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan,” tambahnya.
Kritik senada disampaikan oleh Aktivis Mahasiswa Pandeglang, Madsuni. Ia menilai Pemprov Banten harus cermat dalam memanfaatkan anggaran negara agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Saya berharap anggaran proyek Situ Cikedal dialihkan untuk pembangunan jalan guna mendukung akses pendidikan dan kesehatan masyarakat sehari-hari. Kebutuhan utama warga saat ini adalah jalan yang bagus dan layak dilalui,” tegas Madsuni. ***

