Sistem Drainase Buruk, Jalan Utama Pasar Pandeglang Digenangi Air

Gerindra Nizar

PANDEGLANG – Hujan deras yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pandeglang, membuat beberapa ruas Jalan Nasional menjadi tergenang banjir, hal tersebut diduga akibat sistem drainase yang tidak lancar, seperti halnya yang terjadi di sekitar Jalan Raya Jenderal Ahmad Yani atau di sekitaran Jalan Utama Pasar Pandeglang, Senin (24/4/2017).

Meski hanya diguyur hujan beberapa jam saja, wilayah tersebut langsung tergenang banjir.

Rubi Mahlubi, salah seorang yang memiliki toko di Pasar Pandeglang, menuturkan bahwa banjir yang terjadi paska hujan deras, merupakan hal yang sudah biasa terjadi.

Fraksi serang

“Ini sudah biasa, setiap kali hujan deras, sudah dapat di pastikan jalan ini akan mengalami banjir,” ujarnya.

Fraksi

Rubi menjelaskan bahwa dengan kondisi/posisi daerah yang berada di bawah dari daerah lain, jalan raya Jenderal Ahmad Yani menjadi pelimpahan air dari Alun-alun Kota Pandeglang dan Kampung Jadi Gajah. Kondisi ini diperparah dengan sistem drainase atau gorong-gorong saluran air yang buruk.

Dikatakannya juga, sudah lebih dari lima tahun terakhir, setiap kali hujan deras, di depan tokonya tersebut selalu terjadi banjir. Bahkan sebagian badan jalan pun, terkadang terendam oleh genangan air hujan itu. Karena menurutnya, drainase atau gorong-gorong yang  berada di bawah trotoar, tidak pernah digali maupun dibersihkan.

“Saya rasa ini akibat gorong-gorong yang ada di bawah trotoar ini yang jadi masalah. Soalnya udah lebih dari lima tahun, kondisinya selalu sepeti ini, padahal dulu ketika gorong-gorongnya lancar, dan belum ada pembatas jalan di tengah itu, tidak pernah terjadi banjir,” tambahnya.

Dari hasil pantauan Fakta Pandeglang, lokasi jalan yang tergenang banjir tersebut, diperkirakan kedalamannya sekitar 20-30 cm, dengan luas genangan hampir menutupi jalan arah Pandeglang menuju Serang, dengan panjang jalan yang tergenang, kurang lebih 100-150 meter. (*)

Gerindra kuswandi