Gubernur Banten Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah

Gerindra Nizar

PANDEGLANG – Siswa yang terdampak tsunami selat sunda, di Kecamatan Labuan dan Panimbang, mendapatkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dari Pemprov Banten, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim di Kantor Kecamatan Panimbang, Rabu (16/1/19).

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah lainnya, yang diturunkan oleh Pemprov Banten kepada para siswa mulai dari tingkat SD hingga SLTA di Pandeglang sebanyak 4348 paket, diantaranya untuk wilayah Labuan sebanyak 1400 dan Panimbang sebanyak 2948 paket.

Pada saat penyerahan bantuan, Gubernur Wahidin Halim bersama wakilnya, Andika Hazrumi didampingi langsung oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Fraksi serang

Ditemui di lokasi, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengatakan, bantuan tersebut untuk para siswa maupun yang terdampak tsunami selat sunda. Ada sebanyak 4348 paket bantuan yang hari ini disalurkan kepada para siswa di Pandeglang. Tidak hanya itu, Wahidin Halim juga mengaku, jika masih kurang bantuan akan ditambah lagi.

Fraksi

“Kalau masih kurang nanti kita beli lagi,” ucap Wahidin Halim saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan bantuan, di Kantor Kecamatan Panimbang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Banten juga menyampaikan kalau saat ini pemerintah sedang memproses untuk pembangunan hunian sementara bagi para pengungsi yang rumahnya habis akibat tsunami beberapa waktu lalu.

“Yang baru dibangun saat ini baru sebagian saja. Yaitu di Kecamatan Sumur, namun untuk kecamatan lain, seperti Panimbang, Labuan dan Carita masih proses pencarian lahan,” ujarnya

Di tempat yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku, sangat berterimakasih atas dukungan dan bantuan dari Provinsi Banten. Kata Irna, saat ini hasil validasi data bahwa, rumah yang rusak terdampak tsunami sebanyak 1033, terdiri dari 209 rusak ringan, 115 rusak sedang, rusak berat 162, dan rusak total sebanyak 547.

“Bagi warga yang rumahnya rusak berat dan total, akan dibangunkan hunian sementara. Dan saat ini yang sudah dibangun baru sebanyak 100 unit di Kecamatan Sumur, sementara untuk kecamatan lain masih berproses. Adapun untuk rumah rusak ringan, nanti akan dibantu juga oleh Pemerintah Provinsi Banten untuk rehabilitasi,” tuturnya. (*/Achuy)

Gerindra kuswandi