Jalan Cimanggu-Sumur Gagal Lelang, Masyarakat Kehilangan Harapan
PANDEGLANG – Realisasi pembangunan ruas jalan Cimanggu – Sumur di Kabupaten Pandeglang yang telah dicanangkan tahun 2018 ini pupus karena gagal lelang, hal ini membuat masyarakat di dua kecamatan Sumur dan Cimanggu merasa kecewa.
Menurut informasi yang dihimpun dilapangan alat berat grader milik provinsi Banten masih dalam keadaan terparkir di Kampung Cibayoni Desa Kertajaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dan tidak melakukan aktivitas pembangunan apapun, padahal masyarakat berharap tahun ini bisa menikmati jalan layak di tahun ini.
Tokoh masyarakat Cimanggu – Sumur, Komar mengungkapkan, dirinya merasa kehilangan harapan atas tujuan pemerintah yang akan melakukan pembangunan jalan sebab salah satu harapan masyarakat adalah memiliki akses atau jalan yang bagus untuk membantu perekonomian warga.
“Kami harap Pak Gubernur (Wahidin Halim-red) dapat segera mengupayakan pembangunan jalan, kami hampir kehilangan harapan melihat jalan ini belum di bangun juga,” katanya, Senin (1/10/2018).
Total keseluruhan anggaran pembangunan jalan Cimanggu – Sumur akan menghabiskan dana sebesar Rp131 milyar yang digelontorkan secara dua tahapan, tahun pertama 2019 Pemerintah akan memeberikan anggaran sebesar Rp 50 milyar sementara sisanya Rp 81 milyar akan diberikan pada tahun 2019 mendatang.
Selain Komar, Buntara, salah satu pengusaha di Kecamatan Sumur juga ikut mengeluhkan kondisi tersebut, menurutnya hal itu dapat mengganggu konsentrasi para investor yang akan menanamkan modalnya di wilayah sana karena akses utama yang dilalui masih dalam kondisi yang belum juga baik.
“Hampir tidak ada pilihan jalan untuk kendaraan roda empat. Jalannya rusak parah, Kami minta Pak WH dapat mengambil sikap, karena ini dapat mempengaruhi kepada lambatnya para investor masuk ke Pandeglang,” ucapnya.
Sementara itu, Endin Camat Sumur, dengan beralaskan jalan tersebut dalam kewenangan pihak Pemerintah Pusat dirinya tidak mengetahui pasti kapan akan dimulainya pembangunan jalan Cimanggu-Sumur.
Namun, Ia juga telah menyarankan agar dapat menanyakan langsung ke Dinas PUPR Pandeglang.
“Itu kan kewenanganya pusat ya, dari informasi yang saya terima jalan itu gagal lelang. Coba aja tanya ke PUPR,” tandasnya. <*>(*/Dave)
