Kecewa Dengan Pemkab, Fraksi PKB Kembalikan Mobil Dinas

PANDEGLANG – Sebagai Bentuk Kekecewaannya terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang telah keluar dari visi misinya dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Pandeglang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembalikan Tiga Mobil Dinas yang sebelumnya dipakai pinjam oleh anggota Fraksi PKB. Rabu, (8/3).
Pengembalian tiga kendaraan Dinas Dengan Merk Avnza dan Kijang Kapsul tersebut diserahkan kepada Kepala Bidang Perlengkapan Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, di halaman gedung DPRD Pandeglang.
Ketua Fraksi PKB DPRD Pandeglang, Andri Yoga mengaku jika pengembalian mobdin tersebut merupakan suatu bentuk komitmen anggota DPRD Pandeglang khususnya dari Fraksi PKB untuk mengawal percepatan pembangunan di Pandeglang sesuai keinginan Bupati Pandeglang.
“Kita dari PKB berkomitmen bagi seluruh anggota yang memakai mobil dinas untuk di kembalikan, ini untuk mengurangi pembelian mobil dinas pada 2017,” kata Andri usai memberikan  mobdin kepada Pemkab Pandeglang.
Andri, mengaku jika pihaknya tidak ingin membebani Pemkab Pandeglang dalam percepatan pembangunan, karena menurut Andri selama ini banyak mobdin yang menjadi beban negara. Karena, pembayaran pajak dan perawatan aset negara harus menggunakan APBD.
Ks nu
“Dari pada ini jadi beban negara mending kami kembalikan agar dilelang sehingga menjadi pemasukan PAD, dan dengan begini mudah-mudahan hasilnya bisa diberikan kepada SKPD yang membutuhkan, semoga ini menjadi solusi kecil bagi Pemkab Pandeglang dalam melakukan percepatan pembangunan di Pandeglang,” harapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Pandeglang Fraksi PKB, Ade Muamar mengaku jika dirinya sangat mendukung langkah ketua FPKB. Karena, Ade menilai jika anggaran Randis sangatlah besar, sehingga Dia meminta jika separuh anggaran Randis tersebut sebaiknya digunakan untuk pembangunan inspratuktur.
“Masih banyak inspratuktur di kita yang masih parah, dengan pengembalian mobil ini bisa membantu Pemkab Pandeglang dalam meminalisir anggaran Randis,” sebutnya.
Terpisah, Kabag Perlengkapan Setda Tedi Turyadi selaku penerima pengembalian mobdin dari DPRD Pandeglang tersebut tidak dapat berkomentar.
“Ke pak sekda aja iya, soalnya saya takut dimarahi, sudah iya sudah,” singkat Tedi sambil membawa berita acara. (*)
Cibeber nu