Kuasa Hukum Korban Investasi Bodong Warga Pandeglang Sebut Polda Terkesan Tidak Serius Layani Laporan

 

PANDEGLANG  – Kuasa Hukum Ucu  korban investasi bodong yang dilakukan oleh oknum PNS Pemprov Banten mengatakan pelayanan dari Polda Banten saat ini sangat mengecewakan terkait laporan adanya dugaan investasi bodong yang dilakukan oleh oknum PNS dari pemerintahan provinsi Banten yang berinisial U, karena saat ini progresnya tidak jelas.

“Atas ketidakjelasan perkembangan perkara dari Penyidik, saya merasa kecewa karena sampai saat ini tidak ada perkembangan yang signifikan, maka kami juga saat ini mendorong propam Polda Banten dengan surat laporan tertanggal 04 November 2022 agar para penyidik bisa segera bertindak,” ungkap Yunus Kuasa hukum korban kepada Fakta Banten, Selasa, (22/11/2022).

Yunus menjelaskan dalam perkara ini menilai bahwa atas tindakan Saudara pelaku yang berinisial U sudah melakukan perbuatan yang melawan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 372, 378 KUHP, karena perbuatannya yang mengajak untuk berinvestasi dalam aplikasi bernama Give 4 Dream.

“Unsur menipunya sudah ada karena kami menilai ini sudah masuk dalam Investasi Bodong. Namun laporan kami ke Polda Banten dengan nomor Laporan Polisi TBL/B/459/IX/2022/SPKT I DITKRIMUM/POlDA BANTEN tertanggal 15 September 2022 tidak ada proses sampai detik ini,” tegasnya.

Ks nu

Lebih jauh Yunus menjelaskan, langkah hukum sebelum melaporkan ini ke kepolisan pihaknya sudah memberikan somasi pada si pelaku namun tanggapnya tidak serius untuk menyelesaikan masalah ini sehingga pihaknya mengambil jalur hukum dengan dalih dugaan penipuan.

“Dua minggu lalu kami sudah melaporkan terkait pelayanan ini ke propam namun belum juga ada reaksi dan aksi. Kami berharap Kapolda Banten bisa mengintruksikan jajarannya agar bersikap profesional jangan sampai kepercayaan masayarakat semakin hilang dengan institusi polri,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang penyidik dari Polda Banten Gultom mengatakan pihaknya tidak begitu berwenang untuk memberikan komentar ini.

“Akang silahkan langsung hubungi saja komandan saya, pak Kanit karena itu harus pimpinan yang memberi peryataan,” ujarnya.

Sementara sampai berita ini diturunkan Kanit 1 Jatanras Polda Banten Kompol Bambang Hermanto belum menjawab saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Sebelumnya diberitakan Ucu warga kampung Pasir Haur Rt.002 Rw.004 No.01 Kelurahan Kadumerak Kecamatan Karang Tanjung Kabupaten Pandeglang diduga telah ditipu oleh oknum PNS dengan dalih investasi. (*/Gus)

Cibeber nu