Wisata Anyer

Mahasiswa Universitas Pamulang Tanamkan Etika Berkomunikasi kepada Siswa SD melalui Edukasi Empat Kata Ajaib

DEPOK – Di tengah beragamnya interaksi sosial pada era modern, penanaman etika berkomunikasi sejak usia dini menjadi salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter anak.

Kebiasaan mengucapkan kata-kata sederhana seperti “Permisi”, “Maaf”, “Tolong”, dan “Terima Kasih” merupakan bagian dari nilai kesopanan yang perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Masa pra-remaja menjadi periode yang tepat untuk memperkuat kebiasaan positif tersebut.

Pada fase ini, anak mulai membangun kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas sehingga pembentukan karakter perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Melihat pentingnya hal tersebut, mahasiswa Program Studi Akuntansi S1 Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN Pondok Petir 01, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis, 23 April 2026.

Di bawah bimbingan dosen Bapak H. Haryono, S.H., Kelompok PKM yang beranggotakan Nayla Oktaviansyah, Chelsea Aulia Septrianti, Sausan Haifa Aryanti, dan Zelikha Nurmila Maulidah, mengajak para siswa untuk membiasakan diri menggunakan kata “Permisi, Maaf, Tolong, dan Terima kasih” dalam kehidupan sehari-hari. 

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kebiasaan Pengucapan Kata Permisi, Maaf, Tolong, dan Terima Kasih pada Siswa Sekolah Dasar” ini bertujuan menanamkan kembali pentingnya etika berkomunikasi kepada siswa kelas 5 yang berada pada fase pra-remaja.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi melalui media visual, simulasi, permainan kelompok, serta sesi tanya jawab interaktif.

Para siswa juga diajak mempraktikkan penggunaan kata “Permisi”, “Maaf”, “Tolong”, dan “Terima Kasih” dalam berbagai situasi yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari sehingga materi lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, menjawab pertanyaan, dan berpartisipasi dalam simulasi yang diberikan. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan berkomunikasi yang santun sejak usia dini sehingga nilai-nilai etika tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan pembagian bingkisan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan siswa SDN Pondok Petir 01.***

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien