Hujan Lebat dan Angin Kencang, 7 Daerah di Kabupaten Serang Diterjang Bencana

SERANG – Pasca diguyur hujan lebat dan angin kencang disertai petir yang terjadi pada malam hari tepatnya pada Jum’at (2/4/2021) malam, yang mengguyur wilayah beberapa wilayah di Provinsi Banten, termasuk Kabupaten Serang dihantam tiga bencana sekaligus. Bencana tersebut diantaranya banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengatakan bahwa bencana banjir terjadi di Kecamatan Anyer, Kecamatan Tunjung Teja, Kecamatan Kramatwatu, Kecamatan Cikeusal, dan Kecamatan Kibin. Sedangkan, bencana tanah longsor terjadi di Kecamatan Mancak dan terakhir bencana angin kencang terjadi di Kecamatan Petir.

“Hujan yang terus menerus terjadi pada malam Sabtu kemarin sampai pagi hari, sampai hari ini laporan yang masuk ada tujuh wilayah,” katanya saat dihubungi, Minggu (4/4/2021).

Ia mengatakan, dalam kejadian bencana banjir tersebut berawal dari hujan dengan intensitas tinggi mulai malam pukul 20:00 WIB hingga pagi hari, menyebabkan meluapnya air kali dan tersumbatnya aliran drainase yang membuat beberapa wilayah di Kabupaten Serang mengalami banjir hingga ke permukiman warga.

Ks nu

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir yang menghantam lima daerah tersebut, hanya mengalami kerugian,” tuturnya.

Ia menjelaskan, untuk bencana tanah longsor telah terjadi pergerakan tanah di Kampung Pariuk, Desa Waringin, Kecamatan Mancak akibat dari hujan lebat. Sehingga tanah longsor tersebut sampai menimbun halaman rumah warga.

“Dalam Kejadian ini pun tidak ada korban jiwa, hanya saja satu rumah semi permanen Rusak Ringan (RR) tapi pemilik rumah saat ini masih menempati rumah nya,” katanya.

Sedangkan untuk bencana cuaca esktream yakni hujan deras disertai angin kencang mengantar Kampung Sanding Nyomplong, Desa Sanding, Kecamatan Petir. Akibatnya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan di bagian depan.

“Sama hal nya dengan bencana yang lainnya, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa juga dalam kejadian bencana ini,” tukasnya. (*/Roel)

Cibeber nu