Wisata Anyer

Kinerja APBD Kabupaten Serang Moncer! Serapan Triwulan III Tembus 65 Persen, Belanja Pegawai Berhasil Ditekan Jadi 34 Persen

SERANG – Kabar baik datang dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang. Pengelolaan APBD 2026 berjalan on the track dengan capaian yang menggembirakan.

Hingga Triwulan III, serapan anggaran telah mencapai 65 persen, sementara pendapatan daerah melesat di angka 73 hingga 75 persen.

Capaian ini bahkan lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu, bukti nyata pengelolaan anggaran yang semakin matang dan terkendali.

Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Serang, H. Mohamad Ishak Abdul Raup, melalui Sekretarisnya Agus Firdaus, mengungkapkan kunci keberhasilan ini adalah kekompakan dan koordinasi intensif dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Semua OPD bergerak bersama. Kami kawal ketat dari perencanaan sampai pelaksanaan,” ujar Agus, Kamis (5/11/2026).

Ia juga menjelaskan selisih antara pendapatan dan belanja merupakan hal yang wajar.

Hal ini disebabkan mekanisme Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Bagi Hasil Pajak Retribusi Daerah (BHPRD) yang ditransfer langsung ke desa, serta Dana BOS yang langsung dari pusat ke sekolah, sehingga tidak tercatat sebagai belanja OPD di BPKAD.

Inilah prestasi paling manis. BPKAD berhasil menekan porsi belanja pegawai yang selama ini membebani APBD. Dari sebelumnya 37 persen, kini berhasil dipangkas menjadi *34 persen.

Penurunan ini terjadi secara alami karena rata-rata 400 ASN memasuki masa pensiun setiap tahunnya, serta adanya kebijakan optimalisasi PPPK sebagai pengganti rekrutmen CPNS.

“Ini adalah langkah positif menuju komposisi APBD yang lebih sehat, produktif, dan pro-rakyat. Anggaran yang tadinya untuk belanja pegawai bisa kita alihkan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik,” tutur Agus dengan optimis.

Tak hanya soal angka, BPKAD juga terus mempercantik tata kelola. Seluruh OPD kini didorong untuk bertransaksi menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) agar lebih transparan, akuntabel, dan anti-ribet.

Di sisi lain, pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) bersama Bank Banten berjalan super lancar. Termasuk pelayanan penggajian untuk ribuan ASN dan PPPK, semuanya aman tanpa kendala.

“BPKAD berkomitmen penuh menjaga APBD Kabupaten Serang agar dikelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Ujungnya satu, semua harus kembali dan bermanfaat nyata untuk masyarakat Kabupaten Serang,” pungkas Agus. (*/Adv)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien