Wisata Anyer

Puskesmas di Kota Serang Diminta Siaga Antisipasi Dampak Asap Karhutla

SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang meminta seluruh puskesmas bersiaga mengantisipasi kemungkinan peningkatan keluhan kesehatan masyarakat menyusul kabar pergerakan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Kalimantan ke sejumlah wilayah.

Kesiapsiagaan tersebut meliputi pelayanan tenaga kesehatan hingga ketersediaan obat-obatan untuk menangani pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan polutan di udara.

Kepala Dinkes Kota Serang, Ahmad Hasanuddin, mengatakan ketersediaan obat-obatan di puskesmas sejauh ini masih terjaga.

Meski demikian, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan diminta mengantisipasi kemungkinan bertambahnya jumlah pasien.

“Puskesmas siap siaga untuk itu. Sejauh ini obat-obatan selalu tersedia. Kalau seandainya ada peningkatan keluhan, puskesmas harus mengantisipasinya,” ujar Ahmad Hasanuddin, Jumat (23/10/2026).

Ia menjelaskan, paparan polutan di udara dapat memicu berbagai keluhan kesehatan, seperti batuk, demam, mata merah, penurunan nafsu makan, hingga tubuh terasa lemas. Kondisi tersebut perlu diwaspadai, terutama pada kelompok rentan, seperti balita dan lanjut usia.

Ahmad mengatakan, pengalaman saat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada masyarakat menunjukkan adanya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan mata, dan penyakit kulit. Keluhan kesehatan tersebut kemudian menurun seiring berkurangnya paparan abu vulkanik.

Meski begitu, Dinkes Kota Serang belum memiliki informasi yang cukup untuk memastikan kondisi kualitas udara di wilayah tersebut saat ini.

Karena itu, kesiapsiagaan puskesmas menjadi langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan keluhan kesehatan masyarakat.

Ahmad mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika kondisi udara dirasakan mengganggu serta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan, terutama jika gangguan pernapasan semakin berat.

“Bilamana masyarakat merasakan tidak nyaman saat menghirup udara, harus melindungi diri, seperti memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar,” katanya.

Selain mengingatkan masyarakat, Ahmad meminta tenaga kesehatan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima sehingga dapat memberikan pelayanan optimal apabila terjadi peningkatan kunjungan pasien.

Dinkes Kota Serang mengimbau warga tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan dan segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan sesuai kondisi yang dialami.***

PT PCM Hari Santri
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien