Usai Rapat Pleno, HMJ Manajemen Unpam Serang Fokus Program Kerja Dan Perkuat Kepengurusan
SERANG-Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Universitas Pamulang Kampus Serang telah selesai mengadakan Rapat Pleno Tengah periode 2025-2026, tanggal 19 dan 20 Juli di Alamanda Cottage, Carita, Kabupaten Pandeglang.
Ketua HMJ Manajemen Unpam Serang, Caesar Putra Anugrah mengatakan, rapat pleno ini merupakan program kerja yang dilaksanakan di pertengahan kepengurusan himpunannya.
Usai agenda rapat pleno, ia mengatakan bahwa HMJ Manajemen Unpam Serang bakal fokus program kerja serta memperkuat kepengurusan.
“Evaluasi akan menjadi dasar objektif untuk melihat capaian dan hambatan yang dihadapi, sedangkan perencanaan lanjutan akan memastikan tindakan konkret dan terukur di sisa periode kepengurusan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (19/8/2025).
Untuk agenda rapat, dibuka oleh pembawa acara, lalu sambutan dari Ketua Pelaksana, Leoni Anitarani, dan Ketua Umum HMJM.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Umum HMJM yang mewakili Pembina Ormawa HMJM, Febby Febriana.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan program kerja dari setiap Divisi, mereka menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja yang telah dilaksanakan, termasuk pencapaian, hambatan, dan solusi yang telah diupayakan.
Selama sesi ini, para anggota memberikan masukan dan saran untuk perbaikan program kerja di sisa periode kepengurusan. Diskusi berlangsung secara kekeluargaan dan konstruktif, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi yang baik antar anggota.
Rapat Pleno Tengah periode 2025-2026 ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antar anggota serta mengembangkan keterampilan komunikasi, manajemen, dan pemecahan masalah (problem-solving) yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja dan kehidupan profesional di masa depan.
Agenda yang dihadiri 55 dari total 61 peserta yang merupakan anggota aktif HMJM UNPAM Kampus Serang untuk meninjau capaian program kerja yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta mencari solusi perbaikan guna memastikan optimalisasi pelaksanaan program kerja di sisa periode kepengurusan.
“Penekanan pada dedikasi, integritas, dan loyalitas akan memperkuat kultur organisasi, mendorong setiap anggota bekerja dengan komitmen tinggi, bertindak jujur dan etis dalam setiap keputusan,” ujarnya.
“Serta tetap konsisten terhadap visi dan misi bersama, sehingga organisasi mampu mencapai kinerjanya dengan kualitas optimal dan kesolidan yang berkelanjutan,” tutupnya.

