Wabup Serang Ingatkan Pelajar Hadapi Bonus Demografi, Waspadai Narkoba dan Judi Online

SERANG — Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengingatkan para pelajar agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan bonus demografi. Menurutnya, generasi muda harus memiliki mental kuat dan kompetensi agar tidak mudah terpengaruh berbagai ancaman sosial.
Najib Hamas menyebut sejumlah persoalan yang perlu diwaspadai pelajar, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online hingga berbagai perilaku negatif yang dapat mengganggu masa depan generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Najib Hamas saat membuka Fun Life In a Green Hill Tournament (FLIGHT 236) Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (27/8/2026).
“Pelajar harus memiliki mental dan ilmu yang kuat agar mampu menghalau berbagai pengaruh negatif. Jangan sampai masa muda yang seharusnya digunakan untuk belajar dan mengembangkan potensi justru terjebak dalam narkoba, judi online maupun perilaku negatif lainnya,” kata Najib.
Najib mengatakan, pelajar perlu terus mengembangkan kemampuan sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang positif.
Menurut dia, lingkungan sekolah dan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain mendapatkan ilmu pengetahuan, pelajar juga dapat mengasah keterampilan serta menemukan potensi yang dimiliki.
“Fokuslah mengembangkan diri. Masa depan akan penuh dengan persaingan keterampilan. Siapa yang memiliki kompetensi dan kemampuan unggul, maka dia akan diperhitungkan,” ujarnya.
Ia menilai kemampuan dan keterampilan akan menjadi modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan pada masa mendatang.
Karena itu, pelajar diminta tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan di bidang seni, olahraga, kreativitas, organisasi, maupun kegiatan positif lainnya.
Najib mengapresiasi pelaksanaan FLIGHT 236 yang dinilai menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan energi melalui kegiatan yang produktif.

Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk memperluas pertemanan, membangun jejaring, meningkatkan kreativitas, serta belajar menjunjung sportivitas.
FLIGHT 236 merupakan agenda tahunan yang digelar santri Nurul Fikri Boarding School dengan menghadirkan berbagai perlombaan seni, kreativitas, dan olahraga antarsekolah.
Pembina pelaksana FLIGHT 236, Nico Cahya Pratama, mengatakan nama FLIGHT 236 memiliki makna khusus. Angka tersebut merujuk pada penyelenggaraan kegiatan oleh santri angkatan ke-23 pada 2026.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh santri NFBS. Setiap tahun penyelenggaranya berbeda sesuai angkatan. Tahun ini diberi nama FLIGHT 236 karena dilaksanakan oleh angkatan 23 pada tahun 2026,” ujar Nico.
Nico menjelaskan, FLIGHT 236 berlangsung selama empat hari, yakni 26-29 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 sekolah dari berbagai daerah di Indonesia dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.200 pelajar.
Beragam perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut, di antaranya wall art, short movie, panahan, futsal, badminton, serta sejumlah cabang kompetisi lainnya.
Menurut Nico, FLIGHT 236 tidak hanya ditujukan untuk mencari pemenang dalam kompetisi. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang pertemuan antarpelajar untuk bertukar pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan.
“Harapannya kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk meningkatkan skill, kreativitas, sekaligus memperluas silaturahmi dengan pelajar dari berbagai sekolah di Indonesia,” katanya.
Nico berharap FLIGHT 236 dapat terus berkembang dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta semangat berkompetisi melalui kegiatan yang sehat dan produktif.
Dengan demikian, pelajar diharapkan mampu memanfaatkan masa mudanya untuk meningkatkan kualitas diri sebagai bekal menghadapi persaingan dan tantangan di masa depan.***


