Wisata Anyer

Walikota Serang Pastikan Jalan Cibadak–Pagar Agung Tuntas Tahun 2026, Sisa Ruas Dikerjakan pada APBD Perubahan

 

SERANG – Walikota Serang Budi Rustandi memastikan pembangunan Jalan Cibadak–Pagar Agung di Kecamatan Walantaka akan dituntaskan pada tahun 2026.

Penyelesaian ruas jalan yang masih rusak akan dilanjutkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan setelah sebagian pekerjaan lebih dulu dikerjakan pada APBD murni.

Saat meninjau lokasi, Budi mengatakan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Walantaka terus menjadi prioritas pemerintah.

Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya rusak kini telah diperbaiki sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dulu jalannya rusak, sekarang alhamdulillah sudah lancar karena sudah dibeton. Sekarang kita lanjut Jalan Cibadak. Insyaallah tahun ini selesai, sebagian dikerjakan di APBD murni dan sisanya dilanjutkan pada APBD Perubahan,” kata Budi, Selasa (15/6/2026).

Selain mengandalkan APBD, Budi menyebut Pemerintah Kota Serang juga menggandeng dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu pembangunan infrastruktur, salah satunya perbaikan jembatan di wilayah tersebut.

Ia menegaskan pembangunan melalui CSR dilakukan langsung oleh perusahaan, sedangkan pemerintah hanya memfasilitasi dan mengoordinasikan kebutuhan pembangunan.

“Anggaran CSR itu bukan masuk ke pemerintah. Perusahaan yang membangun langsung, kami hanya mengajak dan berkolaborasi agar mereka ikut membantu pembangunan di Kota Serang,” ujarnya.

Untuk ruas Jalan Cibadak–Pagar Agung, Budi menjelaskan perbaikan dilakukan menggunakan lapisan hotmix sesuai hasil kajian teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Menurutnya, metode tersebut dinilai sesuai karena ruas jalan tersebut tidak dilalui kendaraan dengan muatan berat.

“Kalau jalannya dilalui kendaraan berat seperti di wilayah persawahan, tentu kita beton. Tapi untuk ruas ini hasil kajian teknis menggunakan hotmix,” katanya.

Budi juga menegaskan pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada proyek-proyek ikonik di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah kecamatan.

“Kita membangun alun-alun sebagai ikon ibu kota Provinsi Banten, tetapi tidak melupakan pembangunan jalan di kecamatan. Semua harus berjalan seimbang,” tegasnya.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Serang, Muhammad Asdar menjelaskan panjang ruas Jalan Cibadak–Pagar Agung mencapai sekitar 1,4 kilometer.

Titik kerusakan terparah berada di sepanjang kurang lebih 400 meter.

Menurutnya, sekitar 190 meter telah diperbaiki melalui APBD murni, sedangkan sisa sekitar 200 meter akan dituntaskan pada APBD Perubahan 2026.

“Yang terparah sekitar 400 meter. Kemarin sudah ditangani sekitar 190 meter, sehingga sisanya hampir 200 meter lagi akan kami selesaikan melalui APBD Perubahan,” jelas Asdar.

Ia mengatakan pekerjaan lanjutan akan menggunakan konstruksi hotmix dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

“Mudah-mudahan setelah anggaran perubahan berjalan, pekerjaan bisa segera dilaksanakan dan akhir tahun sudah selesai,” ujarnya.

Asdar menambahkan, untuk sementara DPUPR memprioritaskan penanganan badan jalan. Sementara pembangunan drainase akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan bidang Sumber Daya Air (SDA).

“Saat ini fokus kami menuntaskan jalan yang rusak terlebih dahulu. Untuk drainase nanti akan dikoordinasikan dengan bidang SDA,” pungkasnya.***

PT PCM HUT Bhayangkara
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien