Wisata Anyer

Yandri Susanto Minta Kader PAN Awasi Bahaya Hoaks di Media Sosial

SERANG – Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto meminta seluruh kader PAN aktif mengawasi dan melawan penyebaran hoaks di media sosial.

Yandri menilai perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi yang benar dengan konten palsu.

Menurutnya, kader PAN harus mengambil peran untuk meluruskan informasi yang menyesatkan dan tidak membiarkan narasi palsu berkembang di tengah masyarakat.

“Jagat raya media sosial itu sangat luar biasa hiruk pikuknya. Terkadang antara yang benar dengan yang tidak benar itu masyarakat susah membedakannya. Apalagi dengan teknologi AI,” ujar Yandri, usai pelantikan DPC PAN Kabupaten Serang, Sabtu (8/8/2026).

Yandri bahkan mengaku pernah menjadi korban konten yang diduga dibuat menggunakan teknologi AI. Dalam konten tersebut, dirinya seolah-olah menyampaikan pernyataan terkait rencana penutupan warung di desa-desa.

“Demi Allah itu bukan saya yang ngomong seperti itu. Saya tidak pernah menyampaikan akan menutup warung di desa-desa, tapi dibuat oleh AI,” tegasnya.

Atas beredarnya konten tersebut, Yandri mengatakan telah mengambil langkah hukum dengan melaporkannya melalui kuasa hukum kepada Mabes Polri.

“Saya sudah laporkan melalui kuasa hukum saya ke Mabes Polri. Saya minta Mabes Polri untuk memproses itu,” katanya.

Ia mengingatkan kader PAN agar tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga ikut menjaga ruang digital dari penyebaran informasi palsu.

Menurut Yandri, kebebasan bermedia sosial harus disertai tanggung jawab. Penyebaran berita bohong, hoaks, fitnah, provokasi, maupun propaganda dinilai dapat merugikan masyarakat dan bangsa.

“Oleh karena itu kebebasan apa pun menurut saya haruslah menjadi bertanggung jawab. Kalau kita menebarkan berita bohong, hoaks yang cenderung fitnah, provokatif, propaganda, yang rugi bangsa kita sendiri,” ujarnya.

Yandri pun meminta kader PAN aktif menggunakan media sosial untuk memberikan informasi yang benar sekaligus meluruskan narasi-narasi yang menyesatkan.

“Saya minta kepada kader PAN harus meluruskan narasi-narasi yang menyesatkan itu dan aktif bermedia sosial,” pungkasnya.***

Kapolres Cilegon
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien