Massa Aksi Bakar Api Unggun di Lobi Dinkes Kabupaten Tangerang, Farhan: Dinkes Sarang KKN

TANGERANG – Tak berhasil menemui Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, massa Aliansi Panca Tunggal (APT) meluapkan kekecewaannya dengan membakar ban bekas di lobi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Kamis, (29/10/2026)
Kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat membubung hingga menyelimuti bagian depan gedung.
Akibatnya, plafon lobi kantor dinas tersebut menghitam terkena asap pembakaran ban.
Aksi tersebut dipicu kekecewaan massa lantaran Hendra Tarmizi tak kunjung menemui demonstran yang datang untuk mempertanyakan sejumlah dugaan persoalan dalam tata kelola aset dan pelaksanaan proyek pembangunan di Kabupaten Tangerang.
Koordinator aksi, Farhan, dalam orasinya mempertanyakan dugaan kesalahan prosedur (human error) dalam tata kelola aset pemerintah.
Salah satu yang disorot adalah proses penghancuran bangunan yang disebut telah dimulai meskipun tahapan lelang belum selesai.
Tak hanya persoalan aset, Farhan juga menyinggung dugaan penyalahgunaan kewenangan, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pekerjaan pembangunan Puskesmas Curug
Menurut Farhan, dugaan tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh, termasuk kemungkinan keterlibatan PA/KPA, PPTK, penyedia jasa, hingga konsultan pengawas atau supervisi dalam pelaksanaan pekerjaan.
Massa menduga adanya praktik yang dilakukan secara bersama-sama untuk menguntungkan individu maupun kelompok tertentu.
“Dinkes Kabupaten Tangerang adalah sarang KKN!” teriak Farhan dalam orasinya di hadapan massa aksi.
Farhan juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Hendra Tarmizi. Ia menilai Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang seolah menutup mata, telinga, dan mulut terhadap berbagai persoalan yang dipertanyakan massa.
Kekecewaan demonstran semakin memuncak ketika pejabat yang mereka harapkan memberikan penjelasan tak kunjung muncul.
Massa kemudian membakar ban bekas di area lobi kantor. Api yang menyala menghasilkan asap hitam pekat hingga mencapai bagian plafon gedung.
Pembakaran ban tersebut menjadi salah satu pemandangan paling mencolok dalam aksi protes yang menuntut transparansi dan pertanggungjawaban atas pengelolaan aset serta pelaksanaan pembangunan fasilitas publik.
Hingga aksi unjuk rasa berakhir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, tidak menemui massa. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, yang bersangkutan disebut sedang tidak berada di kantornya.
Belum diperoleh keterangan langsung dari Hendra Tarmizi mengenai ketidakhadirannya maupun tanggapannya terhadap tudingan yang disampaikan Farhan.
Sementara itu, dugaan penyimpangan dan praktik KKN yang disuarakan massa masih berupa tuduhan yang memerlukan klarifikasi, pemeriksaan, serta pembuktian lebih lanjut oleh pihak berwenang.***

