Dirut KBS Blusukan, Bagikan Umroh Gratis untuk Guru Ngaji di Ciwandan

CILEGON HEADLINE INDUSTRI
Direksi PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) saat mengunjungi rumah guru ngaji penerima bantuan umroh gratis di Link Tegal Buntu, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Senin (12/3/2018) / Dok

CILEGON – Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) Tonno Sapoetro, Senin (12/3/2018) siang, blusukan berkeliling ke rumah-rumah warga di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Kedatangan Tonno ke kediaman sejumlah warga itu untuk memberikan perhatian dan menyisihkan rejeki dari keuntungan perusahaannya kepada warga yang dinilai membutuhkan, yang kediamannya berada dekat dengan Pelabuhan Cigading yang dikelola PT KBS.

PT KBS yang sedang merayakan HUT ke-22 Tahun ini, diketahui memiliki sejumlah program kepedulian untuk masyarakat, seperti santunan yatim, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, pembagian sembako, dan juga umroh gratis bagi guru ngaji.

Dalam agenda blusukannya Senin siang ini, Dirut KBS ini mengunjungi rumah dua orang guru ngaji di Ciwandan untuk memberikan penghargaan berupa perjalanan ibadah umroh gratis ke Tanah Suci Makkah.

Nampak suasana haru dan berlimpahnya ungkapan terimakasih dari kedua guru ngaji yang mendapatkan bantuan umroh tersebut.

Pasalnya, kedua guru ngaji yang didatangi langsung oleh Tonno Sapoetro kali ini, sama sekali tidak pernah menyangka dan mengaku kaget. Kedua orang guru ngaji ini mengakui bahwa sebelumnya tidak pernah diberi tahu oleh pihak perusahaan, bahwa akan mendapatkan bantuan yang dinilai sangat berharga ini.

Dua guru ngaji yang beruntung itu, yakni Ibu Maswiyah (55 Tahun), warga Link Tegal Buntu, RT 11/RW 07 Kelurahan Tegal Ratu, dan Ustadz Sayuti (70 Tahun), warga Link Temugiring, RT 01/RW 01, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan.

Menerima kunjungan Dirut KBS di rumah tua peninggalan orang tuanya itu, Maswiyah mengaku bahagia mendapatkan perhatian dari PT KBS.

“Saya Bahagia, gemetaran malu, soalnya orang nggak punya. Saya ada yang ngasih tahu, katanya ditanya-tanya mau dikunjungi direktur ada apa ya, nggak nyangka ternyata diberikan umroh gratis. Saya bersyukur sekali,” ujar Maswiyah yang telah menjadi guru ngaji sejak tahun 1987 ini.

Sementara Ustadz Sayuti sampai meneteskan air mata haru saat mendengar dirinya diberi hadiah umroh gratis oleh Dirut PT KBS.

Ustadz Sayuti ini merupakan guru ngaji di kampungnya yang memiliki kegigihan luar biasa. Meski sejak tahun 2010, matanya mengalami kebutaan, namun Ustadz Sayuti tetap bersemangat untuk membimbing ilmu agama khususnya ilmu membaca Al-Qur’an bagi anak-anak di lingkungannya.

“Ya Allah ternyata rejeki berlimpah, semoga PT KBS semakin maju dan berlimpah rejeki untuk semuanya,” ungkap ayah 5 anak yang sudah mengajar ngaji sejak usia 14 tahun ini.

Selain umroh gratis, dua guru ngaji ini juga mendapatkan bantuan sembako dan perlengkapan ibadah, seperti sarung, baju Koko, mukena dan juga sajadah.

Dirut KBS, Tonno Sapoetro, saat ditanya tentang upaya blusukannya mengunjungi rumah-rumah warga penerima bantuan, mengaku bahwa dirinya ingin lebih mengenal lingkungan, dan mengajak para karyawannya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Selain bekerja membesarkan perusahaan, penting juga bagaimana kita (karyawan) mengetahui kondisi lingkungan. Ini datang kepada mereka (penerima bantuan) hakikatnya Allah SWT yang mengatur, syareatnya karena beliau-beliau ini guru ngaji, jadi penghargaan ini jatuh kepada bapak dan ibu tadi,” ungkap Tonno kepada wartawan.

Adapun umroh gratis yang diberikan ini merupakan program rutin setiap tahun, dan sudah berlangsung sejak kepemimpinan Tonno Sapoetro di PT KBS. Kriteria penerima bantuan umroh ini adalah guru ngaji, dan belum pernah menjalankan ibadah haji atau umroh.

“Guru ngaji ini pekerjaan yang sangat mulia. Ini bukti hal yang menyangkut spiritual sangat dimuliakan oleh Allah. Mudah-mudahan (bantuan umroh) ini bisa memberikan semangat lagi dalam mengajar, dan mendidik generasi. Pahala para guru ngaji ini terus bertambah, karena ilmu bermanfaat dan kebaikan yang mereka ajarkan kepada generasi penerus,” ungkap Tonno.

Tonno Sapoetro (2-kanan) Dirut PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) saat menyerahkan secara simbolis bantuan umroh untuk ibu Maswiyah, salah seorang guru ngaji di Kecamatan Ciwandan, Senin (12/3/2018) / Dok

Mantan Dirut PT KTI ini juga mengaku capaian PT KBS saat ini harus disyukuri dengan cara yang tepat, yakni dengan meningkatkan kepedulian kepada masyarakat.

“Kita harus bersyukur sebagai insan KBS, bahwa kita selama ini telah diberikan rejeki yang begitu besar,” imbuh Tonno.

Selain membagikan bantuan, agenda blusukan lainnya akan dilakukan Direksi dan karyawan KBS dalam waktu dekat yakni program City Cleaning.

“Kita juga ada agenda City Clean, nanti bersama karyawan kita anak-anak muda yang punya kepedulian terhadap lingkungan. Kita akan turun ke jalan untuk membantu memperindah dan mempercantik Kota Cilegon,” pungkasnya. (*/Red/Adv)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *