PDIP Cilegon Ungkit Edi Ariadi yang Tak Tahu Terimakasih kepada Partai Pengusung

CILEGON – Posisi Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi yang saat ini menjadi orang nomor satu di Kota Cilegon diklaim salah satunya berkat kontribusi besar PDIP.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Cilegon Agus Suparman, mulai mengungkit posisi Edi Ariadi yang dinilainya tidak tahu berterimakasih kepada parpol yang mengusungnya pada Pilkada 2015 lalu.

“Semenjak jadi Wakil Walikota sampai menjadi Plt Walikota beliau (Edi Ariadi – red) tidak pernah sowan ke kami selaku partai pengusung,” kata Suparman usai pendaftaran parpol di Kantor KPU Cilegon, Rabu (11/10/2017) siang.

Suparman juga menegaskan bahwa Edi sempat berkomitmen menjadi kader PDIP saat hendak diusung mendampingi Walikota Cilegon Non Aktif Tb Iman Ariyadi.

Seharusnya dia (Edi Ariadi – red) sadar diri dari mana asalnya. Coba dilihat di KPU, pasti ada catatan kalau dia itu dicalonkan dari PDI Perjuangan,” tegasnya.

“Apalagi sekarang sudah diangkat menjadi Plt, sama saja menjadi Walikota harusnya lebih sadar diri siapa yang ngusung,” ujar Suparman.

Saat ditanya awak media terkait siapa yang akan diusulkan oleh PDIP untuk menjadi wakil walikota mendampingi Edi, jika nanti ia ditetapkan menjadi Walikota definitif?

“Selama ini kami belum pernah dilibatkan masalah itu, kami belum diajak komunikasi tapi walau gimana juga Pak Edi itu diusung dan didukung oleh PDIP, seharusnya berbaiklah dengan DPC PDI Perjuangan di Cilegon,” punkasnya. (*/Adam RT)