Menteri Pertanian dan Bupati Pandeglang Diserang Isu Selingkuh yang Beredar di Medsos

PANDEGLANG POLITIK

SERANG – Di hari-hari akhir bulan suci Ramadhan yang seharusnya diisi dengan hal-hal positif, namun publik khususnya netizen di Banten malah digegerkan isu dugaan perselingkungan antara Bupati Pandeglang, Irna Narulita Dimyati, dengan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.

Isu tersebut pertama kali menyebar di media sosial Twitter melalui cuitan dan poster-poster yang dibuat dan dishare oleh akun atas nama tim hacker @PiyunganCyber. Akun ini mengaku berhasil menbobol isi percakapan chat whatsapp antara Menteri Pertanian dengan istri anggota DPR RI Dimyati Natakusumah, yakni Bupati Pandeglang, Irna Narulita Dimyati.

Pertama kali cuitan soal isu tersebut dilempar ke publik pada Minggu (10/6/2018) pukul 07.29 WIB.

Selain cuitan di Twitter, Piyungan Cyber juga mengunggah poster grafik soal kronologis dugaan hubungan asmara antara Mentan dengan Irna yang merupakan kader Partai Demokrat itu.

Poster yang tersebar di sosial media, bertajuk “Ambisi Panen di Ladang, Berakhir di Ranjang”.

Sementara itu, Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia (PII) Pengurus Wilayah Banten, Angga Wijaya, Senin (11/6/2018) pagi tadi meminta baik Irna Narulita Dimyati, maupun Menteri Amran Sulaiman, harus segera melakukan klarifikasi kepada publik, agar isu yang mencuat ini tidak semakin liar, dan membuat salah paham.

“Sebagai pemimpin publik yang kehormatannya harus terjaga, kedua pejabat ini Menteri Pertanian, Amran, maupun Bupati Pandeglang, Irna Narulita, harus segera melakukan klarifikasi kepada publik, atas beredarnya isu tersebut,” tegas Angga, yang merupakan mahasiswa asal Menes, Pandeglang ini.

Sampai berita ini diturunkan, redaksi belum mendapat konfirmasi dari kedua belah pihak, baik dari Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, maupun dari Bupati Pandeglang, Irna Narulita Dimyati. (*/Red)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *