Legislator Banten Dukung Tokoh Lebak KH Moch Yusuf Jadi Pahlawan Nasional
LEBAK – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah mendukung KH Mochamad Yusuf menjadi pahlawan nasional, karena perjuangannya cukup besar memajukan bidang pendidikan Agama Islam dan pondok pesantren di tanah air dengan mendirikan Yayasan Wasilatul Falah (Wasfal).
“Kita mendorong Gubernur Banten Andra Soni dapat memperjuangkan KH Mochamad Yusuf sebagai pahlawan nasional,” kata Musa saat dihubungi di Lebak, Selasa, (5/5/2026).
KH Mochamad Yusuf merupakan tokoh asli dari Kabupaten Lebak, putra pasangan KH Mukri dan Hj Siti Saodah yang sejak usia tujuh tahun menimba pendidikan Islam dari ayahnya, kemudian ke pondok pesantren di Banten dan Jawa Barat.
Ia didik keras oleh orangtuanya agar memiliki pendidikan agama yang baik dan menyebarkan pengetahuan kepada anak- anak bangsa.
Selain itu KH Mochamad Yusuf yang lahir pada 1920, sangat gigih untuk berjuang melakukan perlawanan dan pemberontakan terhadap Belanda di berbagai daerah di Banten.
Karena itu, perjuangan KH Mochamad Yusuf tanpa kenal lelah setelah Indonesia merdeka menyampaikan dakwah agama Islam di wilayah Banten.
Selanjutnya, mendirikan pendidikan agama Islam melalui Yayasan Wasfal 1965 mulai Pondok Pesantren, Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI) berbagai jurusan Bidang Keislaman, Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (Mts) dan Madrasah Diniyah.
Bahkan, Perguruan Tinggi Wasfal masuk kategori tertua di Provinsi Banten dan alumninya ribuan orang di tanah air.
Para alumninya di Banten cukup banyak menjadi pejabat, ulama dan politisi di antaranya Mantan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Ketua MUI Banten Dr KH A. Bazari Syam, M.Pd.I dan H Oong Syahroni anggota DPRD Banten.
Pendirian Wasfal tersebut bertujuan untuk melanjutkan cita-cita anak bangsa agar bisa mewujudkan kehidupan yang sejahtera juga bisa bersaing pada era globalisasi dengan memiliki kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia.
Selain itu juga melalui pendidikan dapat memberantas kemiskinan dan kebodohan serta alumninya di berbagai daerah mengembangkan pendidikan Wasfal untuk kemajuan bangsa dan negara.
Dengan demikian, pihaknya mendorong KH Mochamad Yusuf dapat diperjuangkan sebagai pahlawan nasional atas dedikasi dan perjuangannya.
“Kami berharap Pemerintah Provinsi Banten agar mengusulkan kelayakan KH Mochamad Yusuf sebagai pahlawan nasional,” kata politisi PPP Banten itu.
Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wasfal Dr H Iyan Fitriyana mengatakan pihaknya kini melaksanakan tahapan – tahapan persyaratan dan dokumen KH Mochamad Yusuf sebagai pahlawan nasional di antaranya melakukan Focus Group Discussion (FGD), dan seminar sebagai wadah ilmiah untuk memperkuat kajian sejarah, nilai perjuangan, serta kontribusi tokoh daerah dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Kegiatan FGD dan seminar tersebut dalam rangka memenuhi ketentuan pengusulan calon pahlawan nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2012.
Dalam perjuangan KH Mochamad Yusuf pada buku biografi Nahdlatul Ulama (NU), termasuk pendiri pertama NU di Kabupaten Lebak serta beberapa periode Ketua MUI Lebak.
FGD dan seminar ilmiah itu untuk memperkenalkan biografi dan perjuangan putra Kabupaten Lebak menuju pahlawan nasional.
Persyaratan lainnya pun kini sudah terpenuhi untuk usulan sebagai pahlawan nasional, termasuk dokumen foto.
Dengan demikian, persyaratan pahlawan nasional itu dilakukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kabupaten Lebak dengan melakukan kegiatan pengkajian dan penelitian, verifikasi data, penyusunan naskah akademik, hingga pelaksanaan diskusi dan seminar di tingkat kabupaten.
Selama ini, persyaratan KH Mochamad Yusuf sudah terpenuhi,namun perlu adanya dukungan dari Gubernur Banten Andra Soni juga dukungan politik.
“Kami berharap tahun depan Provinsi Banten dapat mengusulkan tokoh dari Kabupaten Lebak sebagai pahlawan nasional,” kata Iyan Fitriyana.***


