Wisata Anyer

SPACY 2026 Nurul Fikri Diikuti 1.976 Pelajar, Bupati Serang Beri Apresiasi

Dindik HUT Tangerang Kab

SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi penyelenggaraan SPACY ke-18 di SMP Islam Nurul Fikri Boarding School.

Ajang tahunan yang digelar OSIS SMP Islam Nurul Fikri ini diikuti 1.976 pelajar dari 144 sekolah di Banten dan Jawa Barat.

SPACY merupakan singkatan dari Searching Your Potential With Amazing Competition for Young Generation.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan berkompetisi secara sehat.

SPACY 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Aber Nurhadi.

Staf Ahli Bupati HUT Tangerang Kab

Ratu Zakiyah mengapresiasi Yayasan Pesantren Ibnu Salam dan para santri yang berhasil menyelenggarakan kegiatan tersebut hingga memasuki tahun ke-18.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta rasa bangga kepada keluarga besar Yayasan Pesantren Ibnu Salam dan OSIS SMP Islam Nurul Fikri yang sukses menyelenggarakan SPACY ke-18 tahun ini,” kata Ratu Zakiyah.

Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan SPACY menunjukkan komitmen Nurul Fikri dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara intelektual, tangguh secara emosional, dan mulia secara spiritual.

Disdukcapil HUT Tangerang Kab

SPACY 2026 mengusung tema Discover Your Element, Embrace Your Strength and Rise Beyond.

Tema tersebut mengajak generasi muda untuk mengenali kemampuan diri, mengembangkan kelebihan, serta berani melampaui batas untuk meraih prestasi.

“Generasi muda, khususnya para siswa Nurul Fikri dan anak-anakku di Kabupaten Serang, dituntut untuk mengenali potensi dasar yang dimiliki, menerima serta mengasah kelebihan diri, dan terus berani melampaui batas kemampuan untuk mengukir prestasi terbaik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ratu Zakiyah juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Serang untuk meningkatkan kualitas pendidikan demi mewujudkan visi Serang Bahagia.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus menjalankan lima program prioritas pendidikan, mulai dari pemberian beasiswa bagi siswa, peningkatan insentif kesejahteraan guru sekolah umum dan pendidik keagamaan, hingga rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan.

Program lainnya meliputi penguatan baca tulis Al-Qur’an dan pengayaan kurikulum berbasis muatan lokal.

Ratu Zakiyah turut mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat bagi siswa untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan tanpa takut mengalami perundungan atau bullying.

“Sekolah harus menjadi benteng terlindung yang bebas dari bullying, kekerasan fisik maupun verbal, serta segala bentuk perlakuan diskriminatif,” tegasnya.

Ia meminta pihak sekolah, guru, orang tua, Dinas Pendidikan, DP3AKB, dan instansi terkait memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Direktur Nurul Fikri Boarding School (NFBS), Kholisul Ibad Arifin, mengatakan SPACY 2026 berlangsung selama tiga hari.

Menariknya, kegiatan tersebut dikelola langsung oleh para santri, mulai dari menyusun konsep, menentukan tema, hingga mencari dukungan sponsor.

Dewan guru hanya memberikan pendampingan selama proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

“Kegiatan ini murni dikelola oleh para santri. Kami dari dewan guru hanya mendampingi. Jadi semua panitia adalah para santri. Panitia menyiapkan hadiah hingga mencapai Rp120 juta,” kata Kholisul Ibad.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan SPACY menjadi bagian dari pendidikan kepemimpinan bagi para santri.

Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan tidak hanya memiliki kesalehan pribadi, tetapi juga kepedulian sosial dan kemampuan memimpin.

Menurut Kholisul, lebih dari 1.900 peserta difasilitasi untuk menginap di pesantren selama kegiatan berlangsung tanpa dipungut biaya.

Sementara itu, Kepala SMP Islam Nurul Fikri, Nanik Restu Wardhana, menyebut jumlah peserta SPACY 2026 mencapai 1.976 pelajar dari 144 sekolah di Banten dan Jawa Barat.

Untuk tingkat SMP, panitia menyediakan 24 cabang lomba, sedangkan tingkat SD memiliki 15 cabang lomba.

“Alhamdulillah, para peserta masih antusias. Ada 1.976 peserta. Mereka berasal dari 144 sekolah dari Banten hingga Jawa Barat. Untuk SMP ada sebanyak 24 mata lomba dan SD ada 15 mata lomba,” ujar Nanik.

Selain perlombaan, SPACY 2026 juga diisi kegiatan sosial dan lingkungan, seperti penanaman pohon di area sekolah, santunan anak yatim bekerja sama dengan Baznas, serta penggalangan donasi kemanusiaan untuk Palestina.

Ratu Zakiyah berpesan agar para peserta menjadikan SPACY sebagai kesempatan untuk belajar, membangun persaudaraan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Ia menilai keberanian mencoba dan pengalaman berinteraksi dengan pelajar dari sekolah lain merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.***

DTRB HUT Tangerang Kab
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien