Total 32 Profesor, UIN SMH Banten Tambah 5 Guru Besar
SERANG –Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten kembali mencetak sejarah akademik.
Dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Utama UIN SMH Banten, Kota Serang, Kamis (15/10/2026), lima akademisi resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar.
Pengukuhan ini menjadi penanda semakin kokohnya posisi UIN SMH Banten sebagai salah satu kampus unggulan dan rujukan pendidikan Islam di Provinsi Banten.

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah yang hadir langsung menyaksikan pengukuhan tersebut memberikan apresiasi tinggi.
Menurutnya, capaian ini membuktikan warga Banten tidak perlu lagi jauh-jauh kuliah ke luar daerah untuk mendapat pendidikan berkualitas.
“Baru saja dikukuhkan lima guru besar oleh Rektor. Ini tentu menambah deretan tenaga ahli yang ada di UIN Banten. Kualitasnya sekarang sudah sangat unggul,” ujarnya usai acara.
Ia berharap kehadiran para guru besar baru ini tidak hanya meningkatkan akreditasi kampus, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat melalui pengembangan pendidikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
“Semoga pencapaian ini mampu meningkatkan akreditasi dan integritas pendidikan di Banten. Ke depan, kualitas pendidikan kita diharapkan semakin adaptif, unggul, dan tangguh,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Muhammad Ishom mengaku bangga.
Dengan tambahan lima guru besar ini, total guru besar di UIN Banten kini berjumlah 32 orang dari berbagai rumpun keilmuan, mulai dari Hukum Islam, Tarbiyah, Ushuluddin, Dakwah hingga Ekonomi Syariah dan Sains.
Adapun kelima guru besar yang dikukuhkan hari ini adalah:
1. Prof. Wazin
2. Prof. Eneng Muslihah
3. Prof. Nana Jumhana
4. Prof. Badrudin
5. Prof. Iin Ratna Sumirat
Kelima profesor tersebut dinilai telah memenuhi semua syarat akademik tertinggi, mulai dari karya ilmiah bereputasi internasional, pengabdian kepada masyarakat, hingga kontribusi keilmuan di bidangnya masing-masing.
Prof. Ishom menegaskan, pengukuhan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari target yang lebih besar. Ia menargetkan dalam empat hingga lima tahun ke depan, UIN SMH Banten harus memiliki 60 guru besar.
“Target saya, dalam empat hingga lima tahun ke depan, UIN Banten harus memiliki 60 guru besar. Ini ikhtiar kita untuk memperkuat kontribusi kampus bagi Banten, bangsa dan negara. Mudah-mudahan dapat terealisasi,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya jumlah guru besar, UIN SMH Banten diharapkan semakin siap menjadi pusat kajian Islam moderat, pusat riset unggulan, dan pencetak SDM berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*/Ajo)

