Wisata Anyer

Krakatau Steel Bakal Garap Proyek Hilirisasi Nikel Kapasitas 1,2 Juta Ton dengan Investasi Rp6,36 Triliun

JAKARTA  — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) bakal mengembangkan proyek hilirisasi nikel menjadi stainless steel slab dengan kapasitas 1,2 juta ton per tahun.

​Proyek tersebut memiliki estimasi investasi sebesar 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 6,36 triliun (asumsi kurs Rp 18.180 per dollar AS).

​Direktur Infrastruktur dan Operasi Krakatau Steel, Sidik Darusulistyo, mengatakan bahwa proyek tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mendorong penciptaan nilai tambah ekonomi dan memperkuat daya saing industri nasional.

​”Pengembangan fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah produk olahan nikel melalui pengolahan lebih lanjut menjadi stainless steel,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).

​Komitmen tersebut disampaikan Sidik dalam sesi Investor Showcase Session pada ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di Jakarta.

​Pengembangan fasilitas ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari 2 miliar dollar AS.

​Sementara itu, Corporate Secretary Krakatau Steel, Rariya Budi Harta, mengatakan bahwa hilirisasi teknologi membutuhkan dukungan ekosistem industri agar inovasi dapat diterapkan dalam skala komersial dan menghasilkan nilai tambah.

​”Melalui pengembangan advanced materials dan hilirisasi teknologi, kami berkomitmen mendukung penguatan rantai pasok, membuka peluang investasi, serta meningkatkan daya saing industri nasional,” ucapnya.

​Adapun pengembangan proyek hilirisasi ini melanjutkan komitmen Krakatau Steel dalam membangun ekosistem material maju (advanced materials) nasional.

​Pada Juli 2026, Krakatau Steel menandatangani nota kesepahaman Collaboration on Advanced Materials Development bersama MIND ID, Defend ID, dan PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).

​Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat rantai nilai industri dari sektor hulu hingga manufaktur bernilai tambah tinggi.

​Pada bulan yang sama, Krakatau Steel juga menandatangani nota kesepahaman dengan Steel Authority of India Limited (SAIL) mengenai rencana pengembangan stainless steel dalam rangkaian kunjungan Perdana Menteri India ke Indonesia.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien