PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Dua Pekan Lagi, Ini Alasannya
TANGERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim sudah memutuskan untuk memperpanjang kembali penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya hingga dua minggu ke depan.
PSBB jilid 10 diperpanjang karena dua wilayah yakni di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang kembali masuk zona merah penyebaran virus corona.
Sedangkan Kota Tangerang Selatan kembali meningkat kasusnya dan kini masuk zona oranye atau risiko penyebaran Covid-19 sedang.
Alasan lain perpanjang PSBB adalah penurunan disiplin kesadaran masyarakat terhadap wabah Covid-19 di setiap aktifitas mereka.
“Mobilitas masyarakat juga sudah tidak terkendali, serta belum optimalnya pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti dari keterangan resminya, Minggu (6/9/2020).
Sehingga, faktor-faktor itulah yang menyebabkan terjadinya peningkatan kasus Covid-19.
Namun Ati menegaskan, meningkatnya kasus corona ini juga dari dampak intensitas skrining Covid-19 yang meningkat di Provinsi Banten.
Untuk itu, Ati meminta seluruh komponen masyarakat melakukan gerakan edukasi dan inovasi melalui solidaritas dalam meningkatkan kesadaran bahaya wabah Covid-19.
“Ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah bidang kesehatan saja,” tegasnya.
Untuk diketahui, Keputusan perpanjangan PSBB juga disetujui dan disepakati oleh kepala daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Tangerang Raya. (*/Kompas)

