Jelang Idul Adha, Bupati Serang Ratu Zakiyah Pastikan Harga Sembako Stabil dan Wilayah Aman
SERANG — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memimpin rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang guna membahas sejumlah isu strategis menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Rapat yang menjadi pertemuan ketiga bersama Forkopimda tersebut difokuskan pada kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, pengendalian harga bahan pokok, serta penguatan ketahanan pangan masyarakat.
“Beberapa isu strategis yang dibahas antara lain kesiapan menghadapi Idul Adha, stabilitas harga kebutuhan pokok, ketahanan pangan, hingga pengembangan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Zakiyah usai rapat koordinasi OPD, Selasa (12/5/2026).
Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda juga menyampaikan berbagai masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Berdasarkan hasil evaluasi bersama, kondisi wilayah Kabupaten Serang dinilai aman dan kondusif.
Selain keamanan, koordinasi lintas sektor turut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama momentum Idul Adha dan masa cuti bersama.
Bupati Serang meminta jajaran Satpol PP dan Dinas Perhubungan meningkatkan pengaturan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung.
“Selama cuti bersama tentu akan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat. Karena itu pengaturan lalu lintas harus dipersiapkan dengan baik agar tidak terjadi kemacetan,” katanya.
Terkait perkembangan harga kebutuhan pokok, Zakiyah menyebut secara umum harga sembako di Kabupaten Serang masih dalam kondisi stabil.
Harga beras dan daging dilaporkan tetap terkendali, sementara harga telur ayam mulai mengalami penurunan. Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang masih berada pada harga relatif tinggi, seperti cabai keriting merah dan cabai rawit hijau yang mencapai kisaran Rp50 ribu per kilogram.
“Secara keseluruhan harga bahan pokok masih normal dan terkendali menjelang Idul Adha,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas tambahan distribusi bantuan pangan bagi masyarakat Kabupaten Serang.
Sebelumnya, bantuan pangan hanya menjangkau sekitar 64 ribu penerima manfaat. Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, jumlah penerima bantuan meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat.
Penambahan bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang terdampak bencana pada awal tahun, yang menyebabkan sekitar 830 hektare lahan pertanian mengalami gagal panen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas tambahan bantuan pangan bagi masyarakat Kabupaten Serang. Ini sangat membantu warga yang terdampak bencana,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Serang akan terus memperkuat program unggulan daerah, khususnya di sektor ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.
Menurut Zakiyah, sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, serta pemerintah pusat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus melanjutkan program-program unggulan agar ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang semakin kuat,” pungkasnya. ***

