Peringati Harlah 96 Tahun, Al-Khairiyah Ingin Besarkan Ormas

Pju

CILEGON – Peringti Hari Lahir (Harlah) Al-Khairiyah ke-96 Tahun, Pengurus Besar (PB) Al-khairiyah adakan haul Brigjend KH. Syamun. Dan kegiatan ini pun, sebagai wujud rasa syukur atas berdirinya Universitas Al-Khairiyah dan cabang-cabang Al-Khairiyah baru di beberapa Kota/Kabupaten.

Ketua Umum PB Ali Mujahidin mengatakan sejak awal berdiri, 5 Mei 1925, Al-Khairiyah merupakan bagian dari perjuangan NKRI dan juga turut mencerdasakan bangsa melalui lembaga pendidikan pondok pesantren dan madrasah.

“Al-Khairiyah hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk perjuangan, iman dan amal saleh melalui pendidikan sejak sembilan puluh enam tahun lalu. Melalui ratusan cabang yang tersebar ke penjuru negeri, diharapkan menjadi amal jariah pendiri dan para guru Al-Khairiyah” kata Haji Mumu, Kamis (6/05/2021).

H. Mumu berharap, melalui amal saleh pendidikan Al-kahiriyah dapat mengabdi untuk kebajikan dan berkehidupan yang bermartabat dan bertekad melanjutkan kittah perjuangan KH. Syam’un.

Meski saat ini, bagi H. Mumu Al-Khairiyah masih perlu ada perbaikan pada beberapa aspek, karena masih tertinggal dan perlu belajar dari organisasi-organisasi lain.

“Dari seperti NU dan Muhammadiyah. Capaian-capaian kedepannya, kita ingin bergerak di sosial, politik, hukum dan keamanan. Karena kita ini komponen bangsa, kita ingin terdepan atau minimal sama,” kata Mumu.

Dengan, muhasabah diri, apa yang kurang dari Al-Khairiyah atau diskusi dengan tokoh-tokoh. Untuk membesarkan Al-Khairiyah, terutama dalam hal organisasi masyarakat (ormas).

“Kita ada 674 cabang, itu baru di pendidikan. Tapi bisa juga di ormas nantinya,” pungkasnya. (*/A.Laksono).

Royal wedding