Selidiki Pencemaran Udara, Dinas LH Datangi PT Dongjin dan 3 Perusahaan Lainnya di Ciwandan

Lazisku

CILEGON – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon melakukan investigasi kepada 4 perusahaan di sekitar Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, salah satunya PT. Dongjin Indonesia, pada Rabu (25/01/2023).

Investigasi tersebut sebagai tindaklanjut dari Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Lingkungan Hidup terhadap peristiwa asap tebal dan bau menyengat yang meresahkan warga pada Selasa (24/01/2023) malam.

Asap tebal tersebut diketahui bukan hanya membuat resah warga namun juga banyak warga yang terganggu kesehatannya akibat adanya peristiwa tersebut, seperti batuk-batuk, sesak nafas, dan mata perih.

DPRD Pandeglang Kurban

Investigasi dilakukan oleh 2 tim dari Bidang Penataan DLH Kota Cilegon terhadap 4 perusahaan yaitu, PT. Lautan Otsuka Chemical (LOC), PT. Dongjin Indonesia, PT. Selago Makmur Plantation, dan PT. Asahimas Chemical (ASC).

Plt Kadis LH Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra mengatakan bahwa kesimpulan dari investigasi yang dilakukan terhadap ke 4 perusahaan itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup belum mengetahui darimana sumber asap tebal yang menganggu warga itu berasal.

“Kesimpulan sementara dari hasil pemerikasaan bahwa asap bukan berasal dari 4 pabrik tersebut. Sampai dengan saat ini tim DLH Kota Cilegon belum mengetahui sumber timbulnya asap yang dikeluhkan masyarakat tersebut,” kata Aziz kepada Fakta Banten.

Ia juga menyampaikan hasil pemeriksaan dari masing-masing perusahaan dengan rincian berikut :

Kpu

1. PT. Dongjin Indonesia
Kondisi udara pada saat verifikasi lapangan tampak berkabut bukan berasal dari proses prosuksi dan tidak berbau.

2. PT. Lautan Otsuka Chemical (LOC)
Kondisi pabrik normal tidak ada indikasi kejadian yang mengakibatkan timbulnya asap.

3. PT. Asahimas Chemical (ASC)
Pada saat kejadian, langsung dilakukan pengecekan di plant oleh tim terpadu. Dicek juga melalui device yang dimiliki oleh ASC, dan hasilnya semua berjalan normal. Tidak ada indikasi kejadian yang mengakibatkan timbulnya asap.

4. PT. Selago Makmur Plantation
Dari lokasi PT. Selago sendiri terlihat bahwa asap berasal dari arah depan lokasi selago. Pihak Selago sempat mengambil foto pada saat kejadian.

Sampai saat ini belum ada perusahaan yang mengaku dan PT. Dongjin Indonesia sendiri mengatakan bahwa kemungkinan saja asap tersebut berasal dari erupsi gunung Krakatau.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai pihak berwenang dalam hal ini akan terus memantau perkembangan ke depan.

“Nanti akan kami pantau perkembangan ke depan,” pungkas Aziz. (*/Hery)

DPRD Banten Kurban
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien