Baru Dua Hari Dibuka, Pendaftar SMPN 1 Cilegon Tembus 400 Orang

CILEGON – Antusiasme masyarakat Kota Cilegon untuk mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 1 Cilegon pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 terbilang sangat tinggi.
Baru dua hari dibuka sejak Senin (22/6/2026), jumlah pendaftar di sekolah favorit tersebut sudah menembus angka 409 orang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyebutkan bahwa jumlah pendaftar tersebut telah jauh melampaui daya tampung sekolah.
“Hari kedua ini alhamdulillah SMP Negeri 1 sudah ada 409 pendaftar. Sementara kuota yang diterima itu sekitar 256 siswa, hasil dari 32 siswa dikali 8 rombongan belajar (rombel),” ujar Heni, Selasa (23/6/2026).
Mengingat ketatnya persaingan, Heni mengimbau para orang tua calon peserta didik untuk memaklumi keterbatasan daya tampung sekolah.
Apalagi, SMPN 1 Cilegon memang selalu menjadi sekolah dengan peminat terbanyak setiap tahunnya.
Sebagai perbandingan, tahun lalu jumlah pendaftar di sekolah ini mencapai hampir 600 orang.

Heni berharap seluruh tahapan SPMB yang akan ditutup pada Kamis mendatang dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun administratif.
Sejauh ini, Dindikbud Cilegon melaporkan pelaksanaan SPMB dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP di seluruh Kota Cilegon masih berjalan kondusif.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Cilegon, Muhatta, menjelaskan bahwa kuota 8 kelas yang dibuka tahun ini disesuaikan dengan jumlah kelas IX yang baru saja lulus.
“Karena kemarin kami meluluskan 8 kelas, maka tahun ini kami juga membuka 8 kelas baru,” jelas Muhatta.
Selain jalur umum, SMPN 1 Cilegon juga menyediakan kuota sebesar 15% untuk jalur afirmasi yang dibagi untuk siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
Muhatta menegaskan komitmen sekolahnya dalam mendukung kebijakan pendidikan inklusif dari pemerintah.
“Kami siap menerima peserta didik disabilitas. Kami juga sudah berkolaborasi dengan Dindikbud Cilegon yang telah menyiapkan guru pendamping khusus untuk membantu proses pembelajaran nanti,” pungkasnya. (*/ARAS)


