Wisata Anyer

Diskominfo Kabupaten Serang Dorong Smart City hingga Desa Lewat Aplikasi SIDEKA-NG

SERANG – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang terus mendorong transformasi digital hingga ke tingkat desa.

Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan aplikasi SIDEKA-NG (Sistem Informasi Desa dan Kawasan New Generation) yang dikembangkan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari langkah strategis mewujudkan konsep Smart City Kabupaten Serang yang terintegrasi sampai ke pemerintahan desa.

“Penerapan SIDEKA-NG merupakan tindak lanjut dari perencanaan yang telah disusun sejak akhir 2025. Melalui kolaborasi dengan Komdigi dan Kemendes PDT, Kabupaten Serang memperoleh aplikasi ini secara gratis untuk mendukung digitalisasi pelayanan desa,” ujar Surtaman saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SIDEKA-NG di Ruang Rapat KH Syamun, Sekretariat Daerah Kabupaten Serang, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, SIDEKA-NG mengintegrasikan berbagai layanan desa dalam satu platform. Mulai dari layanan administrasi surat-menyurat, pengelolaan data dan informasi desa, papan monografi digital, hingga website desa yang dapat diakses masyarakat secara mudah.

“Ke depan seluruh aplikasi pelayanan desa akan terpusat dalam SIDEKA-NG sehingga lebih efektif dan memudahkan masyarakat maupun aparatur desa,” katanya.

Selain itu, aplikasi tersebut juga mendukung penggunaan tanda tangan elektronik bagi kepala desa. Dengan sistem digital ini, proses penerbitan surat keterangan maupun dokumen administrasi lainnya dapat dilakukan secara cepat tanpa terkendala keberadaan pejabat desa di kantor.

“Di mana pun kepala desa berada, pelayanan tetap bisa berjalan karena dokumen dapat ditandatangani secara digital. Ini akan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

SIDEKA-NG juga dilengkapi fitur pengaduan masyarakat yang memungkinkan warga menyampaikan berbagai persoalan atau aspirasi secara daring. Tak hanya itu, kebutuhan informasi publik desa dapat diakses langsung melalui website yang terintegrasi dalam sistem.

“Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa hanya untuk memperoleh informasi. Data potensi desa, wisata desa, hingga berbagai layanan administrasi bisa diakses secara online,” ungkap Surtaman.

Sebagai tahap awal, Diskominfo Kabupaten Serang menetapkan delapan desa sebagai pilot project penerapan SIDEKA-NG. Desa-desa tersebut akan mendapatkan pendampingan intensif bersama tim teknologi informasi sebelum program diperluas ke seluruh desa di Kabupaten Serang.

Delapan desa tersebut yakni Desa Cikande Permai (Kecamatan Cikande), Desa Sumuranja (Pulo Ampel), Desa Pabuaran (Pabuaran), Desa Pamarayan (Pamarayan), Desa Cikedung (Mancak), Desa Sindangsari (Mancak), Desa Sindangsari (Petir), Desa Curug Agung (Baros), dan Desa Pamong (Ciruas).

Surtaman menargetkan seluruh desa di Kabupaten Serang dapat memahami dan mengoperasikan aplikasi SIDEKA-NG secara optimal pada 2027.

“Dengan jumlah desa yang mencapai 326, proses pelatihan tentu membutuhkan waktu dan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu kami menerapkan metode bertahap melalui desa percontohan yang nantinya akan membantu melakukan sosialisasi dan pendampingan di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Pelatihan SIDEKA-NG sendiri menghadirkan narasumber dari Kemendes PDT dan Komdigi. Setelah delapan desa percontohan dinilai siap, Diskominfo Kabupaten Serang akan memperluas implementasi aplikasi tersebut ke seluruh desa secara bertahap hingga akhir 2026. ***

DPRD Banten Tahun Baru Islam
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien