Wisata Anyer

Lilis Komariah Pimpin Dekopinda Cilegon, Wawalkot Fajar: Jangan Terkotak-kotak

CILEGON – Lilis Komariah resmi memimpin Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cilegon periode baru. Kepengurusan tersebut dilantik secara khidmat di Hotel Royale Krakatau, Rabu (30/9/2026).

​Hadir dalam acara pelantikan, Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo berpesan agar seluruh jajaran pengurus Dekopinda terus menjaga kekompakan dan mengesampingkan perbedaan dalam menjalankan roda organisasi.

​”Saya titip pesan agar terus jaga kekompakan. Caranya boleh berbeda-beda, tidak apa-apa, yang penting tujuannya sama,” ujar Fajar kepada awak media usai acara.

​Fajar menegaskan bahwa kepengurusan baru ini merupakan sebuah amanah besar yang harus dibuktikan melalui kerja nyata demi menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat Cilegon.

​Ia juga meminta Dekopinda untuk aktif mendukung program pemerintah pusat terkait penguatan koperasi serta mempertahankan berbagai program keberlanjutan yang dinilai sudah berjalan baik.

​”Bagaimanapun kita adalah kepanjangan tangan pemerintah pusat. Program yang baik harus dipertahankan, jangan sampai melemah hanya karena isu-isu biasa, sebab manfaatnya untuk masyarakat sangat besar,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Fajar mengapresiasi Lilis Komariah sebagai sosok pemimpin perempuan yang tangguh dan optimistis Dekopinda akan berkembang lebih baik di bawah kepemimpinannya.

​”Tidak mudah menjadi orang yang aktif di organisasi, apalagi perempuan kerap dianggap minoritas. Makanya beliau ini seorang fighter,” puji Fajar.

​Untuk mendukung keberhasilan tersebut, Pemerintah Kota Cilegon menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi tanpa membeda-bedakan kelompok.

​”Pemerintah kota siap merangkul dan berkolaborasi. Tidak boleh terkotak-kotak. Zaman sekarang sudah tidak ada lagi kotak-kotak,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Cilegon Lilis Komariah menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan kepengurusannya adalah melakukan pemetaan (mapping) kondisi koperasi di Cilegon sebelum merumuskan program kerja.

​”Langkah awal kita akan audiensi dan mapping terlebih dahulu, baru kemudian menyusun program kerja bersama jajaran pengurus, dewan pakar, serta dewan pembina untuk menentukan arah strategis organisasi,” kata Lilis.

​Lilis mendorong penguatan peran koperasi hingga ke tingkat kelurahan sebagai fondasi utama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

​”Di tingkat kelurahan itulah akar rumput ekonomi kerakyatan berjalan. Dekopinda hadir untuk memfasilitasi agar kegiatan-kegiatan koperasi di Cilegon bisa berjalan lebih baik dan selangkah lebih maju,” terangnya.

​Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik (trust) serta menerapkan sistem manajemen yang transparan dan akuntabel.

​”Koperasi itu modal utamanya adalah kepercayaan. Mudah-mudahan dengan penerapan sistem tata kelola manajemen yang baik, seluruh potensi koperasi di Cilegon bisa terangkat,” pungkasnya.***

HKTI Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien