DPRD Cilegon Sentil Pemkot: Sudah Ditutup, Kok Tempat Hiburan Malam Bisa Buka Lagi?
CILEGON – DPRD Kota Cilegon mengkritik keras lemahnya pengawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terhadap tempat usaha yang disinyalir beralih fungsi menjadi tempat hiburan malam (THM).
Kritik tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Cilegon dari Fraksi NasDem, Andi Kurniadi, usai menggelar rapat dengar pendapat bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cilegon dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di ruang rapat DPRD Kota Cilegon, Rabu (24/6/2026).
Dalam rapat tersebut, DPRD mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk segera menindak tegas tempat usaha yang melanggar perizinan dan meresahkan masyarakat.
”Tadi sudah ditegaskan, Satpol PP dan Dinas Perizinan siap melakukan penutupan malam ini juga jika memang terbukti ada pelanggaran di luar izin yang dikantongi,” ujar Andi.
Andi menegaskan bahwa Kota Cilegon tidak memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang melegalkan operasional tempat hiburan malam.
Menurutnya, izin yang dikeluarkan umumnya berupa izin restoran atau kafe yang memiliki batasan jam operasional yang jelas.
”Izin restoran atau kafe itu berlaku dari siang hingga malam, maksimal sekitar jam 11 malam. Tidak boleh beroperasi sampai pagi. Jika sampai dini hari, itu jelas menyalahi aturan,” tegasnya.
Ia juga menyayangkan adanya tempat hiburan yang tetap nekat beroperasi kembali meskipun sebelumnya sudah pernah ditutup oleh pemerintah daerah. Kondisi ini dinilai sebagai bukti nyata lemahnya fungsi pengawasan berkala.
”Sudah ditutup tapi bisa buka kembali, ini jelas menunjukkan pengawasan yang lemah. Makanya, monitoring itu harus benar-benar berjalan konsisten sesuai fungsinya,” kata Andi.
DPRD Cilegon menyatakan dukungannya penuh kepada Pemkot untuk menegakkan aturan tanpa pandang bulu.
Kini, pihak legislatif tengah menunggu komitmen nyata dari jajaran penegak perda untuk mengeksekusi hasil rapat tersebut.
”Kita tunggu konfirmasi dan keseriusan pemerintah daerah malam ini. Kalau mereka berkomitmen, langsung tutup saja,” pungkasnya.***

