Ngaku Didatangi Polisi, Siswi Korban Penusukan Mata di Cilegon Diminta Diam saat Ada Media
CILEGON – Seorang siswi SMK di Cilegon yang menjadi korban penusukan mata berinisial NY (16) mengaku sempat didatangi pihak Polres Cilegon.
NY mengatakan, dirinya didatangi orang yang mengaku anggota Polres Cilegon.
Oknum polisi diduga anggota Polres Cilegon meminta dirinya tidak menanggapi ketika ada pengacara, atau awak media yang menanyakan kasus yang menimpanya.
“Waktu itu ada polisi dari Polres Cilegon datang ke rumah bilang katanya. Kalau ada pengacara atau media mana pun jangan ditanggapin, bilang ajah udah diurusin sama polisi gitu,” ujarnya dikutip TribunBanten.com, Senin, (7/4/2025).
Menurut NY, dirinya diminta oleh petugas kepolisian dari Polres Cilegon agar cukup mengatakan kasusnya sedang diurus oleh Polres Cilegon.
Namun, kata NY, sejak orang tuanya membuat laporan polisi pada 25 Februari 2025. Hingga kini, kasusnya belum menemui titik terang.
Bahkan, kata NY, terduga pelaku masih berkeliaran bebas di sekitaran Taman Kota, Kota Cilegon.
NY menuturkan, dirinya pernah inisiatif melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.
NY bilang, pada tanggal 3 Maret dirinya bersama teman-temannya berhasil menemukan dan mengamankan terduga pelaku berinisial P.
Namun, kata NY, saat dirinya bersama temannya itu menyerahkan terduga pelaku kepada polisi. Justru polisi membebaskan terduga pelaku.
“Pelaku cewe sempat ketangkap, malah dibebasin, ketangkapnya juga bukan dapat polisi, tapi dapat teman-teman saya yang nyari, itu di tampung di tempat temen, eh malah polisinya datang membebaskan, alasannya gak ada pemberitahuan pas nyarinya, katanya gak ngomong ke polisi jadinya suruh dilepasin yang cewenya itu waktu tanggal 3 Maret 2025,” katanya. ***

