Parkir Pasar Kranggot Akan Dilelang Ulang, Pemkot Targetkan PAD Rp1,8 Miliar Setahun
CILEGON – Menanggapi kisruh pengelolaan lahan parkir di Pasar Kranggot, Pemerintah Kota Cilegon memastikan akan menata ulang sistem pengelolaan parkir di Pasar Kranggot.
Hal ini disampaikan Plt Asisten Daerah II sekaligus Ketua Satgas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, usai mengikuti rapat dengar pendapat dengan DPRD dan perwakilan pedagang, Senin (14/7/2025).
Menurut Aziz, pengelolaan parkir ke depan akan dilelang secara terbuka kepada pihak ketiga, dengan skema satu pengelola untuk seluruh titik parkir di kawasan Pasar Kranggot.
Hal ini guna memastikan agar potensi parkir yang ada di Pasar Kranggot bisa lebih optimal dan menjadi salah satu penyumbang PAD yang dapat diandalkan.
Selain itu, menurut Aziz tahapan persiapan lelang sudah mulai berjalan. Dan susunan panitia lelang telah dibentuk melalui surat keputusan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan mulai bekerja menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK).
“Mulai besok panitia lelang akan bekerja menyusun KAK, lalu mengumumkan lelang. Kontrak dengan pihak ketiga ditargetkan pada Rabu, 6 Agustus 2025,” jelasnya.
Aziz mengungkapkan, dari hitungan potensi awal, pendapatan dari parkir di Pasar Kranggot diprediksi bisa mencapai miliaran rupiah dalam setahun dan dapat terus ditingkatkan kembali.
“Hitung-hitungan awal, kurang lebih Rp5 juta per hari. Kalau sebulan bisa Rp150 juta, setahun bisa Rp1,8 miliar,” tegasnya.
Aziz juga menyampaikan, jumlah titik parkir yang saat ini direkomendasikan untuk dikelola berjumlah 10 titik, dari sebelumnya sebanyak 17 titik. Semua titik tersebut nantinya akan masuk dalam pengelolaan tunggal.
“Semua nanti akan dijadikan satu pengelola saja. Hanya saja tadi ada masukan dari DPRD, supaya petugas parkir yang selama ini mengelola bisa dilibatkan oleh pengelola baru,” pungkasnya. (*/Ika)


