Rampas Motor di Jalan, Lising Bess Finance Digeruduk Puluhan Warga Cilegon

CILEGON – Puluhan warga yang mengatasnamakan Organisasi Masyarakat Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (Ormas KPMP) Kota Cilegon, Senin siang tadi (20/3/2017), menggeruduk kantor perusahaan jasa pembiayaan (Lising) Bess Finance yang berlokasi di Jalan Raya Cilegon – Serang, Kelurahan Kedaleman, Kota Cilegon.

Aksi dilakukan karena warga menuding perusahaan pembiayaan tersebut telah bertindak sewenang – wenang dengan melakukan penyitaan dan merampas dua unit kendaraan roda dua milik konsumennya, di tengah jalan.

Koordinator Aksi yang sekaligus Ketua Ormas KPMP Kota Cilegon Hadi Adhadi, mengatakan, Bess Finance dinilai telah melanggar aturan hukum yang berkenaan dengan penarikan barang bagi konsumen yang belum membayar angsuran.

“Ini penarikannya secara paksa dengan cara premanisme. Tidak sesuai dengan Undang-undang fidusia,” ujarnya.

Sankyu ks

Dijelaskannya, ada dua unit kendaraan roda dua yang ditarik paksa secara premanisme tersebut. Yaitu kendaraan roda dua jenis Honda Tiger dan Yamaha Mio J. Satu unit milik warga Merak dan satu unit lainnya milik warga Cilegon.

“Kita sudah coba mediasi untuk membayar pokok tapi ternyata kita harus bayar uang tariknya Rp 1.500.000 untuk satu unit motor. Itukan sama saja premanisme, tidak sesuai prosedur,” jelasnya.

Sementara itu, saat wartawan ingin mengkonfirmasi ke pihak manajemen dari Bess Finance, salah seorang karyawannya mengatakan jika Kepala Cabang Kantor Bess Finance Cilegon sedang tidak bisa ditemui.

“Lagi melakukan rapat internal diatas. Lagi tidak bisa ditemui,” tukasnya. (*)