Sekda Sebut Kemiskinan Ekstrim di Cilegon Hilang

DPRD Pandeglang Adhyaksa

 

CILEGON – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin mengklaim telah berhasil memberantas kemiskinan ekstrem di kotanya.

Hal itu diungkapkan Maman usai menghadiri evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah (E-SAKIP), di Bappeda Kota Cilegon pada Rabu, 10 Juli 2024.

“Se-Provinsi Banten berdasarkan evaluasi kinerja dan dari kita oleh Kemenko PMK RI, bahwa Cilegon sudah 0 persen kemiskinan ekstrem, jadi di Cilegon adalah satu-satunya kota yang kemiskinan ekstremnya di angka 0,” ujarnya.

Loading...

Diketahui Menurut data Kementerian Koordinator PMK RI, seseorang dikategorikan miskin ekstrem jika pengeluarannya di bawah Rp. 10.739/orang/hari atau Rp. 322.170/orang/bulan (BPS,2021).

Sehingga misalnya dalam 1 keluarga terdiri dari 4 orang (ayah, ibu, dan 2 anak), memiliki kemampuan untuk memenuhi pengeluarannya setara atau di bawah Rp. 1.288.680 per keluarga per bulan.

Kendati demikian, walaupun kemiskinan ekstrem di Kota Cilegon diklaim sudah diberantas, namun tingkat kemiskinannya masih tinggi.

Berdasarkan data yang dikutip dari BPS Kota Cilegon, walaupun jumlah kemiskinan ekstrim menjadi 0, tetapi jumlah penduduk miskin di Kota Cilegon pada tahun 2023 juga meningkat sebesar 0,34 persen atau bertambah 1,74 ribu orang penduduk miskin dibanding 2022. (*/Ika)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien