Wisata Anyer

Seleksi Sekda Cilegon Memasuki Tahap Akhir, Pansel Kerucutkan Tiga Nama Terbaik

CILEGON – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon telah memasuki tahap akhir. Lima kandidat telah menyelesaikan tahapan wawancara dan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Ketua Komite Pemilihan Sekda Kota Cilegon, Syafrudin, mengatakan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal. Lima peserta hadir lengkap dan mengikuti proses penilaian yang dilakukan oleh lima anggota tim panitia seleksi (pansel).

“Tahapan ini alhamdulillah sesuai jadwal awal semuanya berjalan lancar, baik peserta hadir lengkap lima-limanya, dan tim penilai/tim pansel juga sudah hadir lima-limanya,” kata Syafrudin, Kamis (13/8/2026).

Ia menyampaikan, proses penilaian terhadap seluruh kandidat telah selesai. Selanjutnya, tim pansel akan melakukan pleno untuk menggabungkan seluruh hasil penilaian dari masing-masing penguji.

Syafrudin menjelaskan, pleno tim pansel akan dilaksanakan di tingkat provinsi. Setelah itu, hasil penilaian akan diserahkan kepada komite untuk dikombinasikan dengan hasil manajemen talenta para peserta.

“Tim pleno ini nanti tim pansel akan menyerahkan data hasil penilaian hari Rabu Kamis (13/8/2026) kepada tim komite, Komite akan mengkombinasikan antara manajemen talenta sama dengan hasil penilaian hari ini,” ujarnya.

Dari lima kandidat, komite nantinya akan mengusulkan tiga peserta dengan peringkat tertinggi untuk mendapatkan Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Tiga nama tersebut kemudian akan diproses sesuai tahapan berikutnya hingga sampai kepada Gubernur Banten.

“Nanti kita sampaikan sama pimpinan, Pak Wali tentunya, untuk kita usulkan mendapat persetujuan teknis dari BKN terhadap tiga calon, tiga pesertanya. 1, 2, 3. Peringkat 1, 2, dan 3,” katanya.

Syafrudin mengatakan penilaian dalam seleksi tersebut menggunakan kombinasi hasil manajemen talenta dan wawancara.

Wawancara memiliki bobot 30 persen, sedangkan manajemen talenta menyumbang 70 persen dari keseluruhan penilaian.

Setelah memperoleh Pertek dari BKN, tiga nama tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Banten.

Selanjutnya, pimpinan akan menentukan salah satu dari tiga kandidat yang diusulkan untuk ditetapkan sebagai Sekda.

HUT PRAMUKA 2026

“Kita usulkan ke BKN untuk dapat Pertek (Persetujuan Teknis-red). Pertek, baru selanjutnya kita sampaikan kepada Pak Gubernur untuk siapa yang ditunjuk nanti dari tiga itu yang dipilih oleh pimpinan,” tutur Syafrudin.

Ia menargetkan seluruh rangkaian seleksi dapat menghasilkan keputusan pada pekan keempat Agustus 2026.

Pihaknya akan memaksimalkan proses yang berada dalam kewenangan komite agar tahapan tersebut dapat berjalan sesuai target.

“Kalau jadwal awal kita sih di akhir bulan Agustus ini ya. Minggu keempat ini sudah ada hasil ya. Kalau berdasarkan kewenangan kita di kendali kita, ya pasti kita maksimalkan,” katanya.

Sementara itu, salah satu tim penguji dari unsur akademisi, Saeful Bahri, mengatakan wawancara dilakukan untuk menggali kemampuan kandidat secara lebih mendalam.

Penguji diberikan ruang untuk mengeksplorasi cara berpikir, kemampuan menjawab persoalan, hingga kapasitas masing-masing kandidat.

“Eksplorasi kita untuk langsung kepada pendalaman kandidat calon Sekda ini betul-betul merdeka gitu ya. Merdeka berpikir, merdeka bertanya, merdeka pendalaman,” kata Saeful.

Ia menjelaskan, pengujian juga diarahkan untuk melihat kemampuan kandidat dalam memetakan persoalan, menyusun solusi, serta mengidentifikasi berbagai tantangan pemerintahan ke depan, khususnya yang diperkirakan muncul pada 2027.

“Fit and proper test hari ini, kita ingin tahu ya. Para kandidat ini ketika ada kasus seperti ini kan, bagaimana mapping konsepnya, bagaimana problem solving-nya, bagaimana juga calon Sekda mengidentifikasi problem ke depan ya, terutama di 2027,” ujarnya.

Selain pengetahuan dan kemampuan teknis, tim penguji juga menilai kapasitas kepemimpinan setiap kandidat.

Hal tersebut dinilai penting karena posisi Sekda membutuhkan kemampuan untuk mengelola pemerintahan sekaligus memimpin koordinasi lintas organisasi perangkat daerah.

Saeful mengatakan, penilaian diarahkan untuk menemukan kandidat yang memiliki kemampuan secara menyeluruh, baik dari sisi pengetahuan maupun kepemimpinan.

“Tim penguji ya, untuk menilai dari lima kandidat ini mana yang betul-betul dia memiliki komprehensifitas bukan hanya memiliki kemampuan knowledge, tapi juga leadership,” pungkasnya.***

HUT Kota Serang DPMPTSP
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien