Wisata Anyer

Tinjau SMAN 1 Cilegon, Gubernur Banten Andra Soni Sebut Jalur Domisili Prioritas SPMB

DPRD Kota Serang Maulid Nabi

CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini berpihak pada anak yang tinggal di sekitar sekolah.

Hal itu disampaikannya saat meninjau tahap jalur domisili di SMAN 1 Kota Cilegon, Kamis (11/6/2026) didampingi Walikota Robinsar dan Hasbi, Anggota DPRD Banten sekaligus alumni sekolah tersebut.

“Jalur domisili kami jadikan prioritas utama dalam Sistem Penerimaan Murid Baru. Anak yang berdomisili di sekitar sekolah harus mendapat kesempatan pertama untuk menuntut ilmu di wilayahnya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan tahap pertama berjalan lancar. Kendala teknis yang muncul langsung ditangani melalui komunikasi cepat dengan calon peserta didik dan orang tua.

Pemprov Banten menyadari tidak semua orang tua menguasai sistem pendaftaran daring.

Untuk mengatasi kesenjangan digital, program pra-SPMB disiapkan sejak awal. Melalui program ini, calon peserta didik dapat mengunggah data dan melakukan verifikasi dokumen.

Panitia hadir mendampingi orang tua agar berkas administrasi dapat disempurnakan sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Secara keseluruhan, Pemprov Banten membuka empat jalur dalam SPMB.

Setelah jalur domisili, terdapat jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur mutasi. Kebijakan ini dirancang agar penerimaan berlangsung adil dan transparan.

Namun Andra mengakui jumlah sekolah negeri di Banten belum sebanding dengan jumlah lulusan SMP.

Karena itu, sejak tahun 2025 Pemprov menggandeng 801 sekolah swasta tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Banten.

Melalui program sekolah gratis, peserta didik yang tidak tertampung pada empat jalur sekolah negeri dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta pilihan.

Biaya pendidikan penuh ditanggung pemerintah provinsi tanpa membebani orang tua.

Andra juga mengatakan, pihaknya terus membangun, menambah ruang kelas baru, dan memperbaiki fasilitas yang ada.

Di SMAN 1 Kota Cilegon, gedung manajemen akan direnovasi pada tahun anggaran ini.

“Target kami jelas dan tidak ditawar, tidak ada satu pun anak Banten yang putus sekolah di jenjang pendidikan menengah. Semua akan tertampung, baik melalui sekolah negeri, sekolah swasta gratis, maupun pembangunan sekolah baru,” ujar Andra.***

Disdukcapil Sekda
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien