Wisata Anyer

Wali Kota Sidak JPO Matahari Lama, Akan Dibuat Lebih Estetik

CILEGON– Wali Kota Cilegon Robinsar meninjau langsung kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Matahari Lama di Jalan Protokol Kota Cilegon, Senin (26/10/2026).

Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, Robinsar menemukan sejumlah kerusakan yang perlu segera diperbaiki. Pemkot Cilegon juga berencana memperbarui desain jembatan agar lebih aman, nyaman, dan estetik.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas penyeberangan yang selama ini digunakan masyarakat.

Selain mengalami kerusakan di sejumlah bagian, tampilan JPO Matahari Lama dinilai perlu dibenahi agar lebih sesuai dengan penataan kawasan perkotaan.

“Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Matahari di Kota Cilegon membutuhkan pembenahan serius,” kata Robinsar, Senin (26/10/2026).

Robinsar mengakui, kondisi JPO tersebut sudah mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa bagian jembatan berlubang, tangga mengalami kerusakan, serta terdapat kabel-kabel yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna.

“Setelah kami tinjau, memang kondisi JPO sudah tidak baik lagi. Kanopi berlubang, tangga rusak, hingga pegangan tangan yang dinilai belum memenuhi standar keamanan,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Cilegon menyiapkan rencana revitalisasi secara menyeluruh.

Perbaikan tidak hanya difokuskan pada bagian yang rusak, tetapi juga mencakup pembaruan desain agar JPO Matahari Lama memiliki tampilan yang lebih menarik.

Sejumlah pekerjaan yang direncanakan meliputi penggantian material yang sudah tidak layak, pelebaran lintasan dari ukuran saat ini sekitar 1,2 meter, serta pembenahan struktur dan desain jembatan.

Penerangan juga akan ditingkatkan untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang menggunakan JPO pada malam hari.

Robinsar menjelaskan, revitalisasi tersebut direncanakan melalui kerja sama dengan perusahaan advertising.

Skema pemanfaatan ruang iklan atau billboard akan digunakan sebagai alternatif pembiayaan sehingga perbaikan fasilitas publik dapat dilakukan tanpa mengandalkan anggaran daerah.

“Tanpa APBD apapun. Kita bekerjasama dengan Davis Advertising disiapkan melalui skema pemanfaatan ruang iklan atau billboard,” jelasnya.

Melalui skema tersebut, Pemkot Cilegon berharap pembenahan JPO dapat berjalan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kerja sama dengan pihak swasta juga menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik melalui pemanfaatan ruang iklan secara terencana.

Revitalisasi JPO Matahari Lama merupakan bagian dari program penataan fasilitas penyeberangan di Kota Cilegon.

Pemkot menargetkan pembenahan satu JPO setiap tahun agar fasilitas yang tersedia dapat terus ditingkatkan kualitasnya, baik dari sisi keamanan maupun tampilan.

Selain JPO Matahari Lama, terdapat tiga JPO lainnya di Kota Cilegon, yakni JPO City Mall, JPO Ramayana, dan JPO Cibeber.

Keempat fasilitas tersebut menjadi bagian dari sarana pendukung mobilitas pejalan kaki, terutama di kawasan yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup tinggi.

Selain pembenahan fisik, Pemkot Cilegon juga akan memperketat pengawasan terhadap penggunaan JPO.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan dilibatkan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban serta memastikan fasilitas tersebut digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Pengawasan juga diarahkan untuk menertibkan aktivitas meminta-minta dan berbagai kegiatan lain yang tidak semestinya dilakukan di area jembatan.

Dengan demikian, JPO diharapkan dapat berfungsi sebagaimana mestinya sebagai fasilitas penyeberangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, salah satu koordinator PT Devis Jaya, Haris, mengatakan desain JPO Matahari Lama yang akan direvitalisasi bakal berbeda dari JPO yang telah lebih dahulu diperbaiki.

Jika desain sebelumnya cenderung berbentuk kotak, rancangan terbaru akan mengusung bentuk yang lebih bulat dan melengkung.

Perubahan desain tersebut diharapkan memberikan kesan lebih modern sekaligus meningkatkan nilai estetika bangunan.

Penataan tampilan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan agar JPO tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan, tetapi juga mendukung keindahan kawasan perkotaan.

Untuk menunjang kenyamanan pengguna, struktur JPO juga direncanakan lebih lebar dibandingkan kondisi saat ini.

Penambahan ruang lintasan tersebut diharapkan membuat pejalan kaki lebih leluasa ketika melintas, terutama saat jembatan digunakan oleh banyak orang secara bersamaan.

Haris berharap rencana pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disiapkan.

Kehadiran desain baru diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus menghadirkan fasilitas penyeberangan dengan tampilan yang lebih menarik.

Revitalisasi JPO Matahari Lama diharapkan menjadi langkah awal dalam memperbaiki kualitas fasilitas publik di Kota Cilegon.

Dengan mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan estetika, pembenahan tersebut diharapkan turut mendukung upaya menjadikan Cilegon sebagai kota yang lebih modern dan tertata.***

PT PCM Hari Santri
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien