Walikota Cilegon Ingatkan Pentingnya Data Akurat dalam Pengambilan Keputusan
CILEGON – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang bertepatan dengan Hari Metrologi Internasional dimanfaatkan Pemerintah Kota Cilegon untuk menegaskan pentingnya pengambilan kebijakan berbasis data dan pengukuran yang akurat.
Hal tersebut disampaikan Walikota Cilegon, Robinsar saat memimpin apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026).
Apel yang digelar di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon itu diikuti jajaran aparatur sipil negara, pejabat organisasi perangkat daerah, hingga unsur Forkopimda.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan semangat kebangsaan yang mengusung tema kebangkitan dan penguatan pelayanan publik.
Dalam amanatnya, Robinsar menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui tata kelola pemerintahan yang lebih modern, profesional, dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, ketepatan data menjadi faktor penting dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Kebijakan yang disusun tanpa didukung data yang valid dinilai berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran program.
Pada kesempatan tersebut, Robinsar juga mengingatkan bahwa peringatan Hari Metrologi Internasional memiliki makna penting dalam mendukung akurasi di berbagai sektor pelayanan masyarakat.
Ia menilai, budaya kerja yang mengedepankan ketelitian dan pengukuran yang tepat harus diterapkan di seluruh lini pemerintahan, baik dalam pelayanan publik maupun pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Di hari kebangkitan nasional ini, sekaligus hari metrologi internasional saya berharap semua kebijakan kita berdasarkan data yang terukur,” katanya.
Robinsar menjelaskan, penggunaan data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengendalian inflasi daerah.
Selain itu, ia menegaskan bahwa data yang valid juga menjadi dasar penting dalam penyusunan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi saat ini, pemerintah daerah dituntut mampu menghadirkan sistem pengelolaan data yang lebih terintegrasi dan mudah diakses.
Ia pun meminta seluruh organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pendataan serta memperkuat koordinasi antar lembaga agar tidak terjadi perbedaan data dalam penyusunan kebijakan.
Dalam apel tersebut, Robinsar turut mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai pengingat pentingnya semangat persatuan dan kerja kolektif dalam membangun Kota Cilegon.
Ia menilai, tantangan pembangunan ke depan memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan dapat berjalan efektif.
Pemerintah Kota Cilegon, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional tersebut ditutup dengan doa bersama serta ajakan kepada seluruh peserta apel untuk terus menjaga semangat nasionalisme dan meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.(*/ARAS)

