28 Orang Luka dan 1 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Merak, Begini Kondisinya

SERANG – Sebanyak 28 orang luka-luka dan 1 korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Tangerang – Merak KM. 74.900, Kota Serang pada Minggu (17/10/2021) malam menjalani perawatan di dua rumah sakit yang ada di Kota Serang, yakni Rumah Sakit Sari Asih dan Rumah Sakit Drajad Prawiranegara Serang.

Namun sampai saat ini, informasi dari kedua rumah sakit tersebut, sebanyak 18 orang luka sudah diperbolehkan pulang. Sementara 10 orang lainnya masih menjalani perawatan akibat luka serius yang diderita. Kesepuluh korban terbagi atas 4 orang yang dirawat di Rumah Sakit Sari Asih dan 6 orang korban dirawat di Rumah Sakit Drajad Prawiranagara.

“Ada tujuh korban yang dibawa ke Sari Asih sekira pukul 23.30 WIB. Semuanya mengalami luka. Namun dari tujuh korban, empat orang ada luka faktur atau patah tulang. Ada yang nyeri di bagian pinggang, bagian punggung dan ada trauma di bagian dada juga. Oleh dokter diagnosisnya itu harus dirawat,” kata Humas Rumah Sakit Sari Asih, Agus Ramdani, Senin (18/10/2021).

“Tapi sekarang untuk yang tiga orang sudah bisa pulang,” imbuhnya.

Namun, pihak Rumah Sakit Sari Asih masih melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban. Hal itu lantaran para korban yang berada di Rumah Sakit Sari Asih merupakan warga yang berasal dari luar Kota Serang.

“Untuk empat orang korban, kita masih menunggu kapastian apakah harus dirawat di sini atau tidak. Karena semuanya warga Jakarta dan satu warga Medan,” ujar Agus.

Sedangkan, Rumah Sakit Drajad Prawiranagara menerima sebanyak 22 orang korban dan 1 orang korban meninggal akibat kecelakaan di Tol Tangerang – Merak KM 74.900 semalam.

Namun, dari total 22 orang korban, 15 orang sudah dinyatakan bisa pulang. Dan 6 orang korban lainnya masih menjalani perawatan. Sedangkan, untuk korban meninggal dunia sudah dibawa oleh pihak keluarga.

“Semalam di IGD ada 22 pasien, sampai saat ini 15 orang sudah bisa pulang. Dan 1 korban meninggal sudah dibawa pihak keluarga korban. Sisanya 6 orang masih menjalani perawatan,” kata Humas Rumah Sakit Drajad Prawiranagara, Wendi Dwi Agustian.

Meski begitu, 6 orang korban yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Drajad Prawiranagar mayoritas mengalami luka ringan. Sehingga sedang menjalani proses dan tahap pemulangan.

“Tidak ada korban luka berat di RSDP, kebanyak luka ringan saja. Dan yang 6 orang juga sedang dalam tahap pemulangan. Dan kita masih berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, karena mayoritas berasal dari Sumatera, dari Riau, Jambi dan Aceh,” terang Wendi.

Diketahui, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 3 kendaraan, yakni truk tangki bahan kimia, sebuah bus dan sebuah kendaraan pribadi di Jalan Tol Tangerang – Merak KM 74.900, Kota Serang pada Minggu (17/10/2021) sekitar pukul 21.50 WIB.

Dugaan sementara, truk tangki dari arah Merak mengalami pecah ban depan sehingga hilang kendali dan menabrak pembatas jalan lalu masuk jalur arah berlawanan sebelum akhirnya terbalik.

Kemudian, sebuah mobil bus bermuatan penumpang yang berjalan dari arah Tangerang tak mampu menghindar dan menyerempet badan truk tangki yang terguling di tengah jalan. Dan bus pun masuk ke parit jalan tol.

Bersamaan, sebuah mobil pribadi jenis Honda Brio yang melaju dengan kecepatan tinggi di belakang mobil bus pun tak bisa menghindar badan truk tangkis. Sehingga menabrak bagian bawah truk tangki yang terguling.

“Terdapat 1 orang penumpang bus PO Putra Pelangi yang meninggal dunia, dan 28 lainnya mengalami luka. Sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Sari Asih dan Rumah Sakit Drajad Prawiranegara,” ungkap Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga. (*/YS)