ALIPP Duga Ada Monopoli Proyek di Lingkungan Pemprov Banten

SERANG – Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada menduga ada oknum yang berkeliaran memonopoli proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Uday menyebut, baru-baru ini berhembus kabar soal adanya dugaan oknum, yang berkeliaran di sejumlah OPD di Pemprov Banten dan kerap menjual nama Gubernur Banten Wahidin Halim, untuk mendapatkan proyek pekerjaan di lingkungan Pemprov Banten.

“Pekan lalu, ada komponen masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di Dinas PUPR. Mereka mencium aroma persekongkolan dalam pengkondisian pemenang tender proyek-proyek yang ada di dinas tersebut,” ujar Uday dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/3/2021).

Menelisik lebih dalam ungkap Uday, upaya pengkondisian berbagai proyek yang bernilai besar itu nampaknya tidak dilakukan di satu atau dua dinas saja.

“Dari sumber-sumber yang teruji, terungkap sosok laki-laki muda berinisial ES (sebut saja EScream). EScream seperti raja, mengintervensi para pihak, tak terkecuali Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP). Nampaknya Ia ingin mengendalikan semua proyek besar di APBD Banten. Apalagi kerap menyebut diri Orang Gubernur,” terang Uday.